Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam Bukti Deliserdang Sebagai Miniatur Indonesia

Jekson Turnip - Jumat, 09 Mei 2025 20:44 WIB
28 view
Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam Bukti Deliserdang Sebagai Miniatur Indonesia
(Foto Dok/Diskominfostan Deliserdang)
Wabup Deliserdang Lom Lom Suwondo menghadiri Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam 2025 di Shri Minachi Amman Kuil di Sunggal, Kamis (8/5/2025) malam.
Sunggal(harianSIB.com)
Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam 2025 di Shri Minachi Amman Kuil, Jalan Persatuan Raya, Helvetia, Gang Amman, Kecamatan Sunggal, Kamis (8/5/2025) malam menunjukkan Kabupaten Deliserdang merupakan miniatur Indonesia. Deliserdang yang berwarna, namun tetap bersatu.

Fakta ini juga didasarkan dari data yang ada, di mana penduduk Deliserdang terdiri dari berbagai latar belakang agama, yaitu Islam sebanyak 78 persen, Kristen Protestan 16,81 persen, Katolik 2,82 persen, Budha 2,05 persen, Hindu 0,15 persen dan Konghucu 0,01 persen.

"Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang senantiasa memberikan ruang dan dukungan untuk setiap kegiatan keagamaan yang membangun karakter serta memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial yang harmonis," ungkap Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo dalam pidatonya di perayaan itu.

Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam, sebut Wabup, merupakan momentum sarat makna yang merefleksikan kekuatan spiritual, kearifan budaya dan semangat kebersamaan umat Hindu.

"Dalam suasana yang penuh kekhidmatan ini, kita menyaksikan Deli Serdang benar-benar menjadi tempat tumbuhnya keberagaman yang rukun, sebuah rumah besar bagi seluruh pemeluk agama dan kepercayaan yang hidup berdampingan dalam semangat toleransi, keharmonisan dan persaudaraan," kata Wabup.

Situasi dan kondisi tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Deliserdang yaitu mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius dan berkelanjutan.

"Kegiatan keagamaan ini harus menjadi wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk membangun masyarakat yang religius, yaitu masyarakat yang berpegang pada nilai-nilai ketuhanan, saling menghormati dan menjaga kerukunan dalam keberagaman," imbuh Wabup.

Wabup menekankan, Pemkab Deliserdang menyadari, pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas terjaga dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.

"Jadikan Perayaan Meenaksi Tirulkalyanam sebagai pengingat, cinta kasih, pengabdian dan persatuan adalah kunci utama dalam membangun Deli Serdang yang kita cintai ini menjadi daerah yang rukun dalam kebhinekaan," imbau Wabup.

Sebelumnya, Pengawas Yayasan Shri Minachi Amman Sumatera Utara, Badareswan mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Pemkab Deli Serdang terhadap perayaan yang diselenggarakan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang sudah membantu dan mensupport kegiatan pada malam hari ini," ucapnya di acara yang dihadiri pula oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara, Elirosa Tarigan; Pembina Shri Minachi Amman Kuil, KRT Tamil Selvan; Ketua PHDI Deli Serdang, Yanras; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbabgpol), Drs Zainal Abidin Hutagalung; Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbuporapar), Ismail SSTP MSP; Camat Labuhan Deli, Nela Mahfuzah Nasution SSos MAP dan lainnya itu.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru