Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Program Satpol PP Go To School di Medan Cukup Inovatif dan Baru Pertama di Indonesia

Firdaus Peranginangin - Senin, 09 Juni 2025 13:16 WIB
199 view
Program Satpol PP Go To School di Medan Cukup Inovatif dan Baru Pertama di Indonesia
Foto harian SIB.com/Firdaus
Frans Dante Ginting - Ebenejer Sitorus.
Medan(harianSIB.com)

Kalangan DPRD Sumut menilai, program Satpol PP Go to School yang diperkenalkan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merupakan sebuah inisiatif yang cukup inovatif dan patut diapresiasi, karena ini merupakan program pertama di Indonesia yang patut ditiru oleh daerah-daerah lain.

Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Sumut Frans Dante Ginting dan anggota Fraksi Hanura Ebenejer Sitorus kepada wartawan, Senin (9/6/2025) melalui telepon di Medan.

"Dengan melibatkan Satpol PP secara langsung dalam lingkungan sekolah, program ini menunjukkan upaya serius pemerintah untuk menanamkan kesadaran tentang ketertiban, kedisiplinan dan tanggung jawab sosial sejak dini terhadap anak-anak didik," ujar Frans Dante Ginting.

Langkah awal yang dimulai dari SMP Negeri juga sangat tepat, tambah Frans Dante, mengingat masa remaja merupakan fase pembentukan karakter yang sangat krusial dan kehadiran Satpol PP ini diharapkan bisa melalui pendekatan edukatif dan humanis, serta memperkuat nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan rasa aman di kalangan pelajar.

Namun demikian, ujar Frans Dante, perlu dipastikan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat persuasif, bukan represif. Fokus utama haruslah pada edukasi, bukan penegakan hukum yang kaku, agar program ini tidak menimbulkan rasa takut, melainkan rasa tanggung jawab dan kemitraan antara aparat penegak ketertiban dan generasi muda.

'Secara keseluruhan, Satpol PP Go to School berpotensi menjadi model yang bisa diadopsi oleh kota-kota lain di Indonesia jika pelaksanaannya terbukti efektif dan berdampak positif. Ini akan membanggakan bagi kita semua warga Kota Medan," tambah anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini.


Bahkan Ebenejer Sitorus melihat gagasan Wali Kota Medan dan Plh Kasat Pol PP Medan Wandro Malau memprogramkan Satpol PP Go to School tentu melahirkan konteks yang jelas dan relevan mengenai urgensi programnya, karena melalui program ini, Satpol PP tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, tetapi juga berperan sebagai pembina dan edukator dalam menghadapi persoalan sosial yang marak di kalangan generasi muda, seperti tawuran pelajar, geng motor, vandalisme, dan bullying.

"Langkah ini patut diapresiasi, karena menyasar akar permasalahan secara preventif, bukan hanya reaktif. Dengan turun langsung ke sekolah, Satpol PP berkesempatan membangun hubungan yang lebih positif dengan para pelajar, memperkuat komunikasi, dan membentuk kesadaran hukum serta etika sosial sejak dini," tambah Ebenejer.

Namun, untuk memastikan keberhasilan program ini, ujar anggota Komisi E ini, pendekatan yang digunakan harus partisipatif dan edukatif, bukan sekadar ceramah satu arah atau tindakan yang menimbulkan jarak psikologis antara aparat dan siswa. Tapi pendekatan yang dialogis, inklusif, dan disesuaikan dengan karakter usia pelajar akan lebih efektif dalam menyampaikan pesan tentang ketertiban dan tanggung jawab sosial.

"Jika program ini dikelola dengan baik, tidak hanya akan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, tetapi juga membentuk generasi muda yang lebih sadar hukum dan peduli terhadap ketertiban umum di masyarakat," ujar Ebenejer Sitorus.(*).

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru