Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Polda Sumut Sidak Swalayan di Medan, Telusuri Dugaan Penjualan Beras Tak Sesuai Mutu

Tumpal Manik - Kamis, 17 Juli 2025 20:37 WIB
48 view
Polda Sumut Sidak Swalayan di Medan, Telusuri Dugaan Penjualan Beras Tak Sesuai Mutu
Foto:Dok/Polda Sumut
SIDAK: Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melalui Unit 1 Subdit I Indag sidak di salah satu Swalayan Jalan Karya Jaya, Medan Johor, Kamis (17/7/2025).
Medan(harianSIB.com)

Polda Sumut melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melalui Unit 1 Subdit I Indag melakukan sidak di salah satu Swalayan Jalan Karya Jaya, Medan Johor, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan ini menyasar dugaan peredaran beras premium yang tidak sesuai standar mutu dan pelabelan.

Dalam pengecekan, tim menemukan beras merek INNA dan Raja Ultima yang dijual dengan harga Rp15.400 hingga Rp15.700 per kilogram. Meski dikemas sebagai produk premium, beras-beras tersebut kini dalam proses verifikasi legalitas mutu dan informasi labelnya.

Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Edriyan Wiguna, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pengawasan distribusi pangan agar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami tidak ingin masyarakat dirugikan akibat produk pangan yang tidak sesuai standar. Setiap pelaku usaha wajib memastikan mutu dan kejelasan informasi dalam kemasan. Bila terbukti melanggar, tentu akan kami tindak sesuai hukum," tegas AKBP Edriyan.

Saat ini, polisi tengah mengumpulkan dokumen dari perusahaan terkait, menguji sampel beras di laboratorium Disperindag Sumut, serta menjadwalkan pemanggilan pihak produsen untuk klarifikasi. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumut sebagai bagian dari tindak lanjut.

Polda Sumut menegaskan komitmennya dalam melindungi konsumen dan menciptakan iklim perdagangan yang adil serta bertanggung jawab di wilayah Sumatera Utara. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru