Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Cegah Kecacingan Anak, Dinkes Medan Tekankan Kebersihan dan Posyandu Rutin

Leo Bastari Bukit - Rabu, 24 September 2025 17:01 WIB
888 view
Cegah Kecacingan Anak, Dinkes Medan Tekankan Kebersihan dan Posyandu Rutin
Ist/SNN
Ilustrasi anak bermain tanah.

Medan(harianSIB.com)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menanggapi kasus seorang anak berusia 4 tahun yang mengalami muntah dan buang air besar disertai keluarnya cacing. Plt Kepala Dinkes Medan dr Irliyan Saputra SpOG menyebut kasus tersebut bisa terjadi akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan maupun kebersihan pribadi anak.

"Hal ini mungkin terjadi bila pemeriksaan kesehatan balita tidak rutin dilakukan di Posyandu atau Puskesmas. Selain itu, pemberian obat cacing minimal setiap enam bulan sekali pun masih banyak yang terabaikan. Pemahaman orang tua tentang kesehatan juga masih kurang karena jarang datang ke Posyandu untuk mendapatkan penyuluhan," ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Meski demikian, Irliyan menegaskan kasus ini tidak serta-merta menunjukkan tingginya angka kecacingan di Kota Medan. Menurutnya, kasus tersebut bersifat insidental karena belum ada laporan serupa lainnya. "Untuk mengetahui prevalensi cacingan, diperlukan survei khusus. Saat ini Kota Medan belum melaksanakan survei itu," jelasnya.

Dinkes Medan sendiri melanjutkan program pemerintah pusat melalui Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan. Obat albendazol diberikan secara rutin kepada anak usia 2-12 tahun, baik di sekolah dasar maupun posyandu.

Baca Juga:
Program ini diintegrasikan dengan POPM filariasis, penjaringan anak sekolah, usaha kesehatan sekolah, serta pemberian vitamin A di posyandu dan PAUD. "Program sudah berjalan rutin dengan capaian target di atas angka minimal, baik untuk balita maupun anak sekolah," tambah Irliyan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lingkungan dan sanitasi yang buruk masih menjadi faktor utama penyebaran cacingan pada anak. Beberapa penyebab di antaranya kebiasaan anak bermain di tanah tanpa alas kaki, tidak mencuci tangan dan kaki setelah bermain, penggunaan air sumur gali yang tidak layak, serta kebersihan makanan dan lingkungan yang kurang terjaga.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
2018, Dinkes Medan Fokus Program Imunisasi
Dinkes Medan Akui Banyak Kendala Capai Survei Akreditasi Puskesmas
Kadinkes Medan: Dokter dan Ambulance Disiagakan
Dinkes Medan Minta Pengelola Mall Berlakukan KTR
Dinkes Medan Diminta Tidak Beri Izin Praktik Dokter Tanpa Rekomendasi IDI
2016, Dinkes Medan Targetkan 4 Puskesmas Raih Akreditasi
komentar
beritaTerbaru