Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Walhi Sumut: Banjir Bandang di Sumut Akibat Rusaknya Ekosistem Batang Toru

Rickson Pardosi - Rabu, 26 November 2025 23:28 WIB
884 view
Walhi Sumut: Banjir Bandang di Sumut Akibat Rusaknya Ekosistem Batang Toru
Ist/SNN
Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Rianda Purba.

Hasil pengkajian Walhi Sumut menunjukkan, Provinsi Sumatra Utara memiliki kelas bahaya Tinggi dan kelas kerentanan Tinggi untuk bencana banjir bandang dan tanah longsor. Hal itu seharusnya menjadi acuan penting bagi pembuat kebijakan di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang dapat meminimalisir dampak dari bencana dan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap lingkungan.

Sementara itu, banjir bandang dan tanah longsor sering dinarasikan sebagai akibat dari hujan yang datang dari langit dan berlangsung secara terus menerus seolah-olah bencana yang datang murni dari alam tanpa campur tangan manusia.

Padahal, saat banjir tiba terlihat banyak kayu-kayu terbawa air dan jika melihat dari teknologi misalnya citra satelit, dapat dilihat kondisi hutan yang gundul di sekitar lokasi bencana. Hal itu menunjukan, campur tangan manusia turut menyumbang terjadinya bencana.

Ia juga menilai campur tangan tersebut dapat terjadi karena adanya keputusan politik maupun kebijakan yang dikeluarkan atas nama pembangunan dan ekonomi. Dalam kondisi inilah bencana tidak hanya dikaitkan dengan keadaan alam secara murni, akan tetapi menjelma menjadi bencana ekologis.

Baca Juga:

Kegagalan negara dalam mengurus lingkungan menyebabkan krisis ekologis yang berujung pada bencana ekologis. Artinya negara dalam hal ini pemerintah atau pengambil kebijakan berperan besar atas bencana ekologis yang terjadi saat ini.

Walhi Sumut selama ini terus menyuarakan agar pemerintah memberi perhatian penuh atas kondisi ekosistem batang toru (harangan tapanuli) sebagai hutan tropis terakhir yang dimiliki Sumatera Utara yang wilayahnya meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Tinjau Lokasi Bencana Longsor di Sipirok
Surat Ephorus HKBP kepada Seluruh Jemaat dan Pelayan
Ibu dan 3 Anaknya Tewas Akibat Longsor di Tapteng
Indosat Sampaikan Empati dan Percepat Pemulihan Jaringan di Daerah Terdampak Bencana
Kodam I/BB Kerahkan 555 Personel Evakuasi Warga Terdampak Bencana di Sibolga-Tapteng
Banjir Bandang Terjang Humbahas, 2 Tewas dan 5 Warga Masih Hilang
komentar
beritaTerbaru