Kepala BPS menyambut baik seluruh masukan dan menyatakan pihaknya meminta Moderamen GBKP meneruskan surat resmi sosialisasi kepada jemaat. BPS juga membuka peluang keterlibatan jemaat sebagai petugas sensus.
Pegawai BPS Karo, Raja Ingot Pardede, menambahkan bahwa tahun 2026 telah dialokasikan anggaran pelaksanaan Sensus Ekonomi, termasuk kebutuhan banner sosialisasi di wilayah pelaksanaan. BPS meminta data jumlah klasis dan runggun GBKP untuk penyusunan anggaran tersebut. Ia juga menyebutkan rencana perekrutan minimal satu petugas per desa dengan masa kerja dua bulan dan upah tidak di bawah UMR.
Audiensi ditutup dengan apresiasi dari Kepala BPS Karo kepada GBKP atas kesiapan mendukung Sensus Ekonomi 2026. Pdt. Liza Selvina Br Tarigan menegaskan komitmen GBKP untuk mendukung pendataan nasional dan menyebut data statistik sangat penting bagi perencanaan pelayanan gereja.(*)