Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 25 September 2026

Pemkab Deliserdang Tangani 454 Rumah Tidak Layak Huni di 22 Kecamatan

Jekson Turnip - Selasa, 02 Desember 2025 19:48 WIB
716 view
Pemkab Deliserdang Tangani 454 Rumah Tidak Layak Huni di 22 Kecamatan
Foto Dok/Diskominfostan Deliserdang
Wabup Deliserdang, Lom Lom Suwondo meletakkan batu pertama pembangunan RTLH didampingi Kadis SDABMBK, Janso Sipahutar di Batangkuis, Selasa (2/12/2025).

Batangkuis(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang menangani 454 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di 22 kecamatan pada tahun 2025. Penanganan dilakukan melalui pembangunan baru dan rehabilitasi sebagai bagian dari program Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dari total tersebut, 358 unit sedang dalam proses pembangunan dan sebagian sudah rampung. Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo, mengatakan program RTLH merupakan bukti hadirnya pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Ini wujud nyata pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh rumah yang layak dan sehat," ujar Wabup Lom Lom Suwondo dalam kegiatan peletakan batu pertama RTLH untuk 12 kecamatan di Dusun I Desa Paya Gambar, Kecamatan Batangkuis, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga:
Peletakan batu pertama dilakukan serentak di 12 kecamatan dengan total pembangunan 96 unit RTLH. Adapun kecamatan penerima yakni Percut Sei Tuan, Batangkuis, Deli Tua, Gunung Meriah, Labuhan Deli, Lubuk Pakam, Sunggal, Beringin, Hamparan Perak, Patumbak, Bangun Purba, dan Pancur Batu.

Pembangunan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya 10 kecamatan memulai tahap pertama pada September 2025 dengan progres 70 persen selesai dan 30 persen masih berlangsung.

"Progres ini menunjukkan keseriusan Pemkab Deliserdang menghadirkan permukiman layak huni di seluruh wilayah," tegasnya.

Program RTLH juga dirangkai dengan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Wabup menegaskan warga penerima bantuan dipastikan terdaftar dalam program perlindungan sosial seperti BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), sehingga intervensi dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Harapan kita, keluarga penerima manfaat dapat memperbaiki kondisi sosial ekonominya dan keluar dari kategori miskin maupun miskin ekstrem," katanya.

Kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) disebut penting untuk pemutakhiran data, pendampingan, dan validasi agar bantuan tepat sasaran. "Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah bocor atau lantai tanah," sebut Wabup.

Salah satu penerima bantuan, Sataliyah (73), warga Desa Paya Gambar, mengapresiasi program tersebut. "Saya sangat senang dan menerima bantuan ini dengan lapang hati. Semoga Allah membalas kebaikan semua," ujarnya.

Kepala Desa Paya Gambar, Harmaini, juga menyampaikan terima kasih. Ia menyebut pihak desa menggratiskan pengurusan administrasi surat tanah untuk mendukung program ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis SDABMBK Janso Sipahutar ST MT; Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Rachmadsyah ST; Plt Kadis Kominfostan Anwar Sadat Siregar SE MSi; Kabid Perumahan Mawardi Nur ST MSi; Sekcam Batangkuis Juliadi SSos serta 11 camat lainnya melalui zoom. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Musdes Tetapkan Yaniati Waruwu Penerima Bantuan RTLH di Pagaran Honas
Musdes Tetapkan Yaniati Waruwu Penerima Bantuan RTLH di Pagaran Honas
Satgas TMMD Kodim 0211/TT Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Lumut
Kapolres Tapteng Selesaikan Pembangunan RTLH Mangkrak di Sitahuis
Anggaran Rp10 Miliar untuk RLTH dan Septik Tank di Nias Dipertanyakan, Dinas PKPLH Beri Penjelasan
Prioritaskan Masyarakat, Bupati Jember Gunakan Dana Mobil Dinas untuk Sosial
komentar
beritaTerbaru