Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Kasus Dana BOS: Bendahara dan Dua Operator MAS di Sunggal Resmi Ditahan Cabjari Deliserdang

Pally Simangunsong - Rabu, 14 Januari 2026 16:28 WIB
732 view
Kasus Dana BOS: Bendahara dan Dua Operator MAS di Sunggal Resmi Ditahan Cabjari Deliserdang
Foto dok/Cabjari Deliserdang, Labuhan Deli
Korupsi Dana BOS : Tiga tersangka korupsi dana BOS di MAS Farhan Syarif Hidayah, Kecamatan Sunggal, diboyong petugas Cabjari Deliserdang di Labuhan Deli ke Rutan Labuhan Deli, Selasa (13/2/2026).

Belawan(harianSIB.com)

Diduga menyelewengkan dana BOS, seorang bendahara dan dua operator Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Farhan Syarif Hidayah Kecamatan Sunggal, Deliserdang, HA (33) dan RT (31) serta (BAK (48) selaku operator di sekolah tersebut ditahan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deliserdang di Labuhandeli.

Kacabjari Deliserdang di Labuhan Deli, Hamongam P Sidauruk SH MH, yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasubsi Intelijen, Martin Pardede SH MH, Rabu (14/1/2026) membenarkan adanya penahanan tiga orang pria terkait kasus dugaan korupsi dana BOS di MAS Farhan Syarif Hidayah.

Informasi lain yang diperoleh wartawan, berdasarkan perhitungan keuangan, total kerugian negara akibat dugaan penyelewengan tersebut mencapai Rp 268.232.700.

Dugaan korupsi dana BOS di MAS Farhan Syarif Hidayah, Kecamatan Sunggal dilakukan HA, RT dan BAK, dengan membuat atau menerbitkan bukti laporan pertanggungjawaban secara fiktif terhadap penggunaan anggaran pada semester pertama dan kedua, tahun 2022, 2023 serta tahun 2024.

Baca Juga:
Selain itu, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi, serta pengecekan di lapangan yang dilakukan pihak Cabjari Deliserdang di Labuhan Deli, terkait pelaporan belanja keuangan negara, ketiga terduga pelaku penyelewengan dana BOS tersebut disinyalir menggunakan mitra atau perusahaan fiktif.

Sedangkan jumlah penerimaan dana BOS pada sekolah tersebut selama enam semester, kurang lebih sebanyak Rp 486 juta .

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Tapteng Fokus Rehabilitasi Lahan dan Sungai
Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumut Beralih ke Teknologi Face Recognition
Sebulan Pascabanjir, Hampir 90 Persen Fasilitas Kesehatan di Aceh Tamiang Rusak
Eks Kepala BPHL Wilayah II Sumut Jadi Tersangka Korupsi Izin SIPUHH di Agropolitan Karo
Tak Sampai 1x24 Jam, Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi di Pematangsiantar
Crane Proyek Kereta Cepat di Thailand Roboh, 22 Orang Tewas
komentar
beritaTerbaru