Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Ketua DPRD SU Tekankan Perlunya Pengawasan Ketat Stabilitas Pangan Jelang Ramadan 2026

Firdaus Peranginangin - Sabtu, 24 Januari 2026 17:42 WIB
338 view
Ketua DPRD SU Tekankan Perlunya Pengawasan Ketat Stabilitas Pangan Jelang Ramadan 2026
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Erni Aryanti Sitorus

Medan(harianSIB.com)

Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap stabilitas pangan menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026. Sebab, meskipun stok pangan di Sumut dilaporkan dalam kondisi surplus, pengendalian distribusi dan harga tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi paparan Pemerintah Provinsi Sumut terkait ketersediaan pangan, karena berdasarkan data Pemprov, produksi beras Sumut pada 2025 mencapai lebih dari 2,22 juta ton, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 1,7 juta ton per tahun, sehingga masih terdapat surplus yang cukup signifikan.

Selain beras, sejumlah komoditas pangan strategis lainnya seperti cabai merah, cabai rawit dan jagung juga dilaporkan berada dalam kondisi surplus. Pemerintah daerah disebut telah menyiapkan berbagai langkah pengendalian untuk menjaga kestabilan harga di pasar menjelang meningkatnya permintaan saat Ramadan dan Idulfitri.

Menanggapi data tersebut, Erni menilai kapasitas produksi pangan Sumut secara umum masih mampu menopang kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan, DPRD Sumut akan terus melakukan pengawasan secara maksimal agar surplus tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga:
"Artinya, secara stok masih terdapat surplus. Beberapa komoditas strategis juga dilaporkan aman. Namun kita tetap harus mengawasi agar stabilitas pangan dan harga benar-benar terjaga," kata Erni Aryanti Sitorus kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026), melalui telepon di Medan.

Menurut politisi Partai Golkar itu, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan besarnya stok, tetapi sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan dinamika pasar. Distribusi yang tidak tertata berpotensi memicu lonjakan harga, meskipun pasokan secara keseluruhan mencukupi.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bocah Pengidap HIV Terancam Diusir, Pemprov Sumut Kirim Tim ke Samosir
Sri Kumala Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Sumut, Mengganti Parlinsyah Harahap
PDIP Sumut Serahkan Bingkisan Ramadan ke 4 Panti Asuhan
 Wali Kota Medan Tutup Ramadan Fair 2018
Tim Safari Ramadan Pemko Tanjungbalai Kunjungi Masjid Nurul Iman
Saat Safari Ramadan, Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Kepada Warga
komentar
beritaTerbaru