Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Maret 2026

Anggota DPRD Deliserdang Sesalkan Tukar Uang Rupiah Baru di Lapangan Merdeka Medan Pasang Tarif 30 Persen

Lisbon Situmorang - Kamis, 12 Maret 2026 20:10 WIB
130 view
Anggota DPRD Deliserdang Sesalkan Tukar Uang Rupiah Baru di Lapangan Merdeka Medan Pasang Tarif 30 Persen
Foto.harianSIB.com/Dok
Anggota DPRD Deliserdang, H Rakhmadsyah SH.

Lubukpakam(harianSIB.com)

Anggota Komisi I DPRD Deliserdang, H Rakhmadsyah SH, sangat menyesalkan layanan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 dari Bank Indonesia, di daerah Medan sekitarnya, karena hampir seluruh Bank yang sudah didatanginya tidak bisa melayani penukaran uang rupiah baru.

Penukaran uang rupiah baru itu tidak ditemukan pada Bank yang disebut merupakan satuan kerja kas Bank Indonesia, namun tersedia di jasa penukaran uang baru yang berada di Lapangan Merdeka Medan, namun dengan pasang tarif jasa penukaran yang mencapai 30 persen dari nilai nominal uang yang akan ditukarkan.

Hal itu disampaikannya, pada sejumlah wartawan, Kamis (12/3/2026) di Lubukpakam, sembari menuding bahwa Semarak Rupiah Ramadan menyambut perayaan Idulfitri 1447-H Bank Indonesia, terindikasi oknum mafia.

"Jadi kita beli uang baru pecahan lima ribu rupiah sebanyak satu juta rupiah, sebanyak dua blok. Kita harus bayar satu juta tiga ratus rupiah. Ini luar bisa memang, agar menjadi perhatian Bank Indonesia, apakah di dalamnya ada oknum-oknum mafia bermain tentang kebutuhan pecahan uang baru" jelasnya.

Baca Juga:
Menurutnya, situasi itu terindikasi adanya oknum mafia di Bank Indonesia, yaitu mafia penukaran pecahan uang baru. "Hal itu terbukti bahwa jasa penukaran uang baru di Lapangan Merdeka Medan, beredar" tambahnya.

Penukaran uang baru, berapa saja kita butuhkan ada, tetapi dengan harga tukar untuk Rp 1.000.000, harus bayar Rp 1.300.000, ungkapnya.

Disebutkan, tradisi berbagi uang rupiah baru kepada sanak saudara terkhusus anak-anak, masih menjadi kebiasaan yang sangat dinantikan, saat kunjungan silaturahmi momen Idulfitri. Namun sudah 2 tahun yakni Lebaran 2025, dan Lebaran 2026, penukaran pecahan uang rupiah baru tidak ditemukan di Bank.

"Uang baru menjadi semangat luar biasa terkhusus terhadap anak-anak. Saat bersilaturahmi, anak-anak ada yang dikasi Rp 50.000, Rp 20.000, dan ada Rp 5.000, tetapi karena dikasi uang baru, semua pada semangat" ujarnya. (*).

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gaet Milenial, Bank Indonesia Memperbarui Tata Pamer Museum
KPw Bank Indonesia Serahkan Bantuan PSBI Kepada SMAN 5 Pematangsiantar
Ribuan Warga Ramaikan Senam Jantung Sehat di Lapangan Merdeka Medan
Kondisi Lapangan Merdeka Medan Memprihatinkan
7 Januari, ERAMAS Dideklarasikan di Lapangan Merdeka Medan
Jajanan Pasar Khas Isi Festival 1.000 UKM Perempuan Indonesia Goes To Asia di Lapangan Merdeka Medan
komentar
beritaTerbaru