Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

BPJS Kesehatan On Air, Solusi Cepat Informasi dan Keluhan Peserta JKN

Leo Bastari Bukit - Selasa, 07 April 2026 11:18 WIB
109 view
BPJS Kesehatan On Air, Solusi Cepat Informasi dan Keluhan Peserta JKN
Foto Dok/M Lubis
ON AIR: BPJS Kesehatan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat melalui program digital bertajuk “BPJS Kesehatan On Air”, Sabtu (4/4/2026).

Medan(harianSIB.com)

BPJS Kesehatan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat melalui program digital bertajuk "BPJS Kesehatan On Air".

Program ini dikemas dalam bentuk siaran langsung (live) di platform TikTok, yang menghadirkan edukasi sekaligus ruang interaksi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Asisten Deputi Bidang SDMUK BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I, Iwan Adriady mengatakan bahwa program tersebut mulai dilaksanakan sejak September 2025 sebagai bagian dari strategi komunikasi digital untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

"BPJS Kesehatan On Air merupakan sarana sosialisasi, edukasi, sekaligus penyelesaian permasalahan atau keluhan masyarakat terkait program JKN," ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:
Ia menjelaskan, program ini menyasar seluruh peserta BPJS Kesehatan, khususnya pengguna TikTok yang saat ini menjadi salah satu platform media sosial paling populer di Indonesia.

Program "On Air" dilaksanakan secara rutin oleh seluruh unit kerja BPJS Kesehatan, mulai dari kantor pusat, 12 kantor wilayah, hingga 127 kantor cabang di seluruh Indonesia. Setiap unit kerja diwajibkan menggelar siaran langsung minimal satu kali dalam seminggu dengan durasi sekurang-kurangnya 60 menit.

Dalam setiap sesi, narasumber yang dihadirkan berasal dari internal BPJS Kesehatan, namun tidak menutup kemungkinan melibatkan pihak eksternal sesuai dengan kebutuhan topik yang dibahas. Sejak diluncurkan, program ini mendapat respons positif dari masyarakat.

Partisipasi penonton menunjukkan peningkatan signifikan. Pada awal pelaksanaan, jumlah penonton berkisar antara 500 hingga 3.000 orang per sesi. Kini, di sejumlah unit kerja, jumlah penonton bahkan telah menembus lebih dari 20.000 orang.

"Kami terus mendorong partisipasi masyarakat dengan menginformasikan jadwal live sebelumnya, sehingga masyarakat dapat ikut serta dan memanfaatkan layanan ini," jelas Iwan.

Khusus di wilayah Kedeputian Wilayah I melalui akun @bpjswilayah1, rata-rata jumlah penonton dalam tiga sesi terakhir mencapai sekitar 3.500 orang. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama siaran berlangsung.

Bahkan setelah sesi berakhir, masyarakat masih dapat menyampaikan pertanyaan melalui pesan langsung (direct message) maupun formulir yang disediakan. Topik yang dibahas dalam program ini bersifat dinamis, mengikuti isu yang berkembang di masyarakat.

Pada Februari 2026, misalnya, banyak pertanyaan terkait penonaktifan peserta PBI Jaminan Kesehatan serta solusi untuk mengaktifkannya kembali. Selain itu, isu mengenai program UHC Sumatera Utara dan Probis Sumut Berkah juga kerap menjadi perhatian.

Untuk menarik minat masyarakat, BPJS Kesehatan melakukan berbagai persiapan sebelum siaran, mulai dari publikasi jadwal di berbagai platform media sosial, penyiapan materi dan narasumber, hingga pengemasan tampilan visual yang menarik.

Melalui program ini, BPJS Kesehatan berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang akurat serta mendapatkan solusi atas berbagai kendala dalam mengakses layanan JKN. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Massa Gebrak Berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Padangsidimpuan
2019, Iuran BPJS Kesehatan Naik
Bisnis Apotek di Medan Lesu, Pasca BPJS Kesehatan Gratiskan Obat
Tunggakan Iuran Bebani BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Luncurkan Sistem Rujukan Online
Dituding Kebangetan oleh Presiden, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
komentar
beritaTerbaru