Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

SPPG di Sergai Layani MBG untuk 23 Ribu Penerima Manfaat 3B

Rimpun H Sihombing - Jumat, 17 April 2026 18:04 WIB
137 view
SPPG di Sergai Layani MBG untuk 23 Ribu Penerima Manfaat 3B
Foto Dok/ BGN Sergai
DIABADIKAN : Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Fatmawati, Kadis P2KBP3A Sergai dr Helmi Nur Iskandar, diabadikan bersama Kepala dan relawan SPPG Pantaicermin Kanan, Kecamatan Pantaicermin, Sergai, Rabu (15/4/2026).

Sergai(harianSIB.com)

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) saat ini telah menyalurkan makan bergizi gratis (MBG) kepada sekitar 23.000 penerima manfaat dari kelompok 3B yakni, Ibu hamil, Ibu Menyusui dan anak Balita non Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Demikian disampaikan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nur Hasanah Ritonga di hadapan rombongan tim BKKBN Sumatera Utara (Sumut) dan Dinas P2KBP3A Sergai saat berkunjung ke dapur SPPG Pantaicermin Kanan, Kecamatan Pantaicermin.

"Jumlah 23.000 orang penerima manfaat kelompok 3B ini berasal dari 63 dapur SPPG yang telah beroperasi di Sergai dengan rincian, 17.000 orang merupakan Balita, 3.800 orang Ibu menyusui (Busui) dan sekitar 2.700 orang Ibu hamil (Bumil)," jelas Nur Hasanah Ritonga, Rabu (15/4/2026).

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Fatmawati menyampaikan kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung tata laksana program serta memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung pelaksanaan program gizi.

Baca Juga:
Saat ini, lanjutnya, pihak Kementerian melalui BKKBN mendapat amanah untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya bagi kelompok 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.

"Perhatian terhadap ibu hamil menjadi sangat penting karena kebutuhan gizi pada masa kehamilan harus terpenuhi dengan baik guna mencegah stunting sejak dini," jelasnya.

Ia menegaskan, program gizi 3B merupakan langkah strategis dalam menekan angka stunting, karena salah satu penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis.

Lebih lanjut Fatmawati menyebutkan, pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) serta hadirnya SPPG di berbagai daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pencegahan stunting.

"Kita ingin memastikan data yang disalurkan oleh BGN sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga pelaksanaan program bisa tepat sasaran," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Dinas P2KBP3A Sergai, dr Helmi Nur Iskandar menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 63 SPPG yang telah beroperasi di 17 kecamatan di Kabupaten Sergai.

"Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Korwil BGN Sergai dan dapur SPPG di setiap kecamatan, laporan terkait penanganan stunting sudah berjalan. Bahkan sebagian penerima manfaat menunjukkan peningkatan berat dan tinggi badan," ujar dr Helmi.

Ia juga berharap program MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat 3B serta anak-anak yang mengalami stunting di Sergai sesuai arahan bupati.

"Koordinasi antara dapur SPPG dan Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai berjalan baik. Kita terus bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," jelasnya. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Warga Demo di Desa Kota Galuh, Tuntut Kades Mundur
Polda Sumut Tindaklanjuti Aduan Soal Rehabilitasi Narkotika di Sergai
Dua Pelajar Tertimpa Portal Besi Ambruk di Perbaungan
Jhonly Aklamasi Pimpin PP Seibamban 2026-2029
Buka Pelatihan Pemeriksaan BLUD, Wabup Adlin Tekankan Integritas dalam Pengawasan
Wabup Adlin Tambunan Dorong Sinkronisasi Kinerja OPD untuk Kejar Target RPJMD 2025-2029
komentar
beritaTerbaru