Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 24 September 2026

Hindari Konflik Dengan Manusia, BKSDA Sumut Pemindahkan Tiga Orangutan Ke Habitat TNGL

Arthur Simanjuntak - Jumat, 08 Mei 2026 20:00 WIB
623 view
Hindari Konflik Dengan Manusia, BKSDA Sumut Pemindahkan Tiga Orangutan Ke Habitat TNGL
Foto: Dok BKSDA Sumut
Tim Kesehatan Hewan Saat Memeriksa Kondisi Orangutan Sebelum Dievakuasi

Dari kemungkinan resiko itu, tim memutuskan untuk merescue individu jantan terlebih dahulu. Tim segera melakukan persiapan untuk proses evakuasi. Evakuasi dilakukan dengan proses pembiusan dan rescue berhasil dilakukan dengan aman.

Dari hasi pemeriksaan fisik menunjukkan orangutan dalam kondisi sehat, tanpa luka. Berat badan orangutan sekitar 95 kg. Dari kondisi tersebut, tim kemudian merekomendasikan agar orangutan segera ditranslokasi ke habitat alaminya.

BBKSDA Sumatera Utara selanjutnya berkoordinasi dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) untuk penentuan lokasi pelepasliaran.

Berdasarkan hasil koordinasi diputuskan bahwa orangutan tersebut akan dilepasliarkan di lokasi restorasi kerjasama BBTNGL dan YOSL-OIC di Resor Cinta Raja, Kabupaten Langkat. Proses pemindahan menuju titik lokasi pelepasliaran yang cukup menantang karena harus menyeberangi sungai dan orangutan harus diangkut menggunakan rakit.

Jarak antara lokasi evakuasi dan lokasi translokasi sekitar 14 kilometer.

Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat kolaborasi para pihak dalam menangani potensi interaksi negatif antara manusia dan orangutan serta upaya penyelamatan satwa liar dilindungi agar dapat kembali hidup aman di habitat alaminya.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satgas PKH Tumbangkan Pohon Kelapa Sawit Ilegal
GMKI Komisariat FH USU Berkolaborasi dengan Green Future Foundation Hijaukan Kawasan Danau Toba
Perjuangan BBKSDA Sumut Selamatkan Tuntong Laut, Kura-kura Kritis Penjaga Ekosistem Pesisir Timur
Agincourt Resources Lepasliarkan "Senja" Harimau Sumatra ke Taman Nasional
BBKSDA Lakukan Pulbaket Terkait Penyeludupan Satwa Langka di Tanjungbalai
Setelah Tiga Hari Terdampar, Paus Raksasa di Ngada Kembali ke Laut Lepas
komentar
beritaTerbaru