Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 30 Mei 2026

Rekor Asia, Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Sembelih 5.000 Hewan Kurban

Oki Lenore - Sabtu, 30 Mei 2026 21:48 WIB
129 view
Rekor Asia, Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Sembelih 5.000 Hewan Kurban
Foto Datok Yan Djuna
Rekor: Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd memperoleh ASEAN Record serta ASIA Record yang menyembelih 5.000 hewan kurban pada Rabu (27/5/2026). Rekor tersebut diterima usai salat Idul Adha di Pesantren Yayasan Al Fatih, Palu Manan, Hamparan Perak, Kabupaten Deli

Deluserdang (harianSIB.com)

Aliyah Rizq. Holdings Pte Ltd menyembelih 5.000 heran kurban yang dipusatkan di Pesantren Yayasan Al Fatih, Palu Manan, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (27/05/2026). Kegiatan yang dibalut budaya Melayu itu menjadi rekor di Asia dalam penyembelihan hewan terbanyak. Penghargaan internasional ASEAN Record serta ASIA Record disampaikan Ketua Juri ASEAN Record Ms Gillian Ooi.

Ketua Panitia Datok Delphi El Hazmih gelar Datok Setia Bentara Kanan mengatakan Sabtu (30/5/2026), acara dihadiri berbagai tokoh penting dari dalam dan luar negeri. Termasuk YTAM Muhammad Fauzi SIKom MH selaku Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI bersama permaisuri, Asisten I Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Drs Zainal Abidin Hutagalung, MAP yang mewakili Bupati Deli Serdang, CEO Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd Datok Sri Mohamad Nor Ashraf, Syech Adnan Magharib, pimpinan Yayasan Al Fatih H Tasimin MT hingga Direktur The Herdsmen Pte Ltd Datok Sri Ridzwan Syed.

Acara yang dihadiri jamaah diawali Sholat Ied yang dipimpin Datok Hadi Muslim gelar Datok Setia Tuan Imam Diraja KMBD. Khutbah disampaikan Datok Mukhlis gelar Datok Setia Diraja KMBD yang mengangkat pentingnya nilai pengorbanan, persatuan umat dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Usai pelaksanaan ibadah, prosesi penyembelihan hewan qurban dimulai secara simbolis oleh YTAM Muhammad Fauzi, kemudian dilanjutkan Syech Adnan Magharib serta Datok Sri Mohamad Nor Ashraf.

Hasil penyembelihan hewan qurban berupa lembu dan kambing didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu, masjid serta sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya.

Sebagian hasil qurban juga diolah menjadi daging kaleng berbumbu untuk dikirim kepada peserta qurban di Singapura dan Malaysia. Selain itu, kulit hewan qurban turut dimanfaatkan untuk kebutuhan industri kulit sebagai bentuk pengelolaan yang lebih maksimal dan bernilai ekonomis.

Puncak acara Ketua Juri ASEAN Record Ms Gillian Ooi menyerahkan langsung penghargaan ASEAN Record dan ASIA Record kepada Datok Sri Mohamad Nor Ashraf selaku CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan pelaksanaan qurban 5.000 ekor hewan yang melibatkan jaringan kegiatan di Indonesia dan sejumlah negara lain, sekaligus mengungguli persaingan dari 11 negara ASEAN dan 47 negara di Asia.

Dalam sambutannya, Drs. Zainal Abidin Hutagalung menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan qurban akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi contoh nyata harmonisasi budaya Melayu dengan syiar Islam yang berjalan selaras dan membawa manfaat sosial bagi masyarakat. Hal serupa juga disampaikan Syech Adnan Magharib yang menilai keberhasilan tersebut sebagai simbol kuatnya persaudaraan umat Islam serumpun Melayu lintas negara.

YTAM Muhammad Fauzi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd, Yayasan Al Fatih, The Herdsmen Pte bLtd, panitia, Juru Sembelih Halal (JULEHA), Anak Melayu Bersatu (AMBE), perangkat desa hingga masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan acara.

Ikut di acara dan khusyuk sejak pagi hari, anggota DPRD Sumatera Utara Fajri Akbar SH gelar Datok Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD, anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag gelar Datok Satria Cakra Wangsa Diraja KMBD dan Prof dr Ridha Darmajaya, SpBS (K) gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri di lokasi acara. Dengan pencapaian ASEAN Record dan ASIA Record, qurban akbar Idul Adha 1447 Hijriah yang berlokasi di Hamparan Perak, Deli Serdang resmi menjadi salah satu kegiatan qurban terbesar dan paling bersejarah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara serta memperkuat eksistensi Kejeruan Metar Bilad Deli dalam syiar budaya dalam dunia Melayu dunia Islam.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru