Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 06 Juni 2026

Penjelasan PLN Terkait Lampu di Stadion Utama Padam Saat Pertandingan Indonesia Lawan Timor Leste

Redaksi - Sabtu, 06 Juni 2026 19:55 WIB
130 view
Penjelasan PLN Terkait Lampu di Stadion Utama Padam Saat Pertandingan Indonesia Lawan Timor Leste
KOMPAS.com/CRISTISON SONDANG PANE
Suasana di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, selama listrik untuk menerangi lapangan pertandingan padam saat laga antara tim nasional Indonesia U19 vs Timor Leste U19, Kamis (4/6/2026).

Medan(harianSIB.com)

Manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara memberikan penjelasan terkait insiden lampu penerangan ke arah lapangan pertandingan Stadion Utama Sumatera Utara padam, Senin (4/6/2026) malam.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PLN UID Sumut, Darma Saputra, mengatakan adanya gangguan jaringan setelah beberapa tower transmisi roboh akibat cuaca ekstrim, sehingga terdampak ke Stadion Utama juga.

"Hujan juga deras di stadion. Kita sudah coba pindah penyulang tapi ternyata padam juga. Makanya sempat kan nyala sebentar, baru mati lagi," kata Darma saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (5/6/2026). dikutip dari kompas.com

Lebih lanjut, Darma menjelaskan, pihaknya pertama sudah mencoba pindah penyulang dan hidup, tapi mati kembali.

Karena selalu begitu, mereka coba menunggu beberapa saat sampai cuaca atau hujan di sekitar stadion mereda dulu.

Jadi itu cara menyelamatkan atau menghindari kerusakan (dampak lainnya).

"Karena begitu dicoba mati, coba mati, bolak balik mati, takutnya peralatan rusak kan. Kita kasi spare waktu dan memang terukur, barulah kita masuk genset," ucap Darma.

Dalam keterangan tertulisnya, Darma menyebut PLN UID Sumut bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan menyusul kerusakan 12 tower transmisi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang pada Kamis (4/6) pukul 20.03 WIB.

Dia merincikan, kerusakan meliputi robohnya tower T18, T19, dan T20 serta bengkoknya tower T17 dan T21 pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk.

Selain itu, pada jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan, tower T77, T78, T79, T80, T81, dan T82 mengalami roboh, sementara tower T76 mengalami bengkok.

"Gangguan tersebut sempat berdampak pada sistem kelistrikan di sebagian wilayah Sumatera Utara," kata Darma.

Melalui manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan listrik berhasil dipulihkan secara bertahap pada pukul 02.38 WIB.

Saat ini PLN mengerahkan seluruh personel dan peralatan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pemasangan Tower Emergency (TE), guna mempercepat pemulihan jaringan transmisi yang terdampak.

Selama proses perbaikan, untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meminimalisir dampak padam bagi masyarakat, PLN akan melakukan manajemen beban di sebagian wilayah Sumut.

Darma menambahkan, PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan dan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru