Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Respon Cepat Wali Kota Medan Perbaiki Replika Rumah Adat Batak yang Terbakar Tuai Apresiasi

Horas Pasaribu - Minggu, 28 Juni 2026 16:59 WIB
160 view
Respon Cepat Wali Kota Medan Perbaiki Replika Rumah Adat Batak yang Terbakar Tuai Apresiasi
Foto SIB/ Dok Diskominfo Medan
TINJAU: Wali Kota Medan Rico Waas meninjau bangunan rumah adat Batak yang terbakar di kawasan monumen Raja Sisingamangaraja XII, Jumat (26/6/2026) di Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Medan Kota.

Medan(harianSIB.com)

Respon cepat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang berkomitmen segera memperbaiki replika Rumah Adat Batak yang terbakar di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, Jalan Sisingamangaraja, Medan, mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr. RE Nainggolan.

Menurut RE Nainggolan, respons cepat tersebut menunjukkan kepedulian Pemerintah Kota Medan terhadap pelestarian nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari identitas Kota Medan maupun Sumatera Utara.

"Langkah Wali Kota Medan yang langsung turun melihat kondisi lokasi dan menyatakan akan segera melakukan perbaikan patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan memiliki kepedulian terhadap simbol budaya yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat," ujar RE Nainggolan, Minggu (28/6/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara periode 2008–2010 itu mengatakan, replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Sisingamangaraja XII bukan sekadar bangunan fisik, tetapi memiliki makna simbolik sebagai representasi budaya Batak yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah masyarakat Sumatera Utara.

Baca Juga:
"Rumah adat bukan hanya soal bentuk bangunan, tetapi mengandung nilai-nilai luhur, filosofi kehidupan, dan kearifan lokal. Apalagi lokasinya berada satu kawasan dengan monumen pahlawan nasional Raja Sisingamangaraja XII yang memiliki nilai sejarah besar," katanya.

RE Nainggolan yang pernah Bupati Tapanuli Utara periode 1999–2004 ini berharap proses rehabilitasi dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai autentik dan karakter budaya rumah adat Batak.

"Harapan kita, perbaikannya nanti tidak hanya mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi juga bisa menjadi momentum untuk memperkuat kawasan tersebut sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga berbagai peninggalan budaya yang ada di Sumatera Utara. "Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Budaya adalah warisan yang harus kita rawat agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi mendatang," kata RE Nainggolan.

Wali Kota Medan Rico Waas telah meninjau langsung lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, Jumat (26/6/2026). Dia didampingi Kadis Perkimcikataru John Ester Lase dan Camat Medan Kota Andy Syahputra.

Pemimpin Kota Medan ini mengatakan, dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi bangunan yang menjadi salah satu simbol kebudayaan di Kota Medan tersebut. "Beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di kawasan Monumen Raja Sisingamangaraja yang berada di depan Stadion Teladan. Di lokasi ini terdapat patung Raja Sisingamangaraja dan replika Rumah Adat Batak yang sudah cukup lama berdiri. Hari ini saya turun langsung untuk melihat kondisinya," ujar Rico Waas.

Berdasarkan informasi yang diterima, bangunan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Medan. Karena itu, Rico Waas memastikan Pemko Medan akan segera melakukan perbaikan agar bangunan tersebut dapat kembali berdiri dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"Dari data yang kami terima, bangunan ini merupakan bagian dari aset Pemerintah Kota Medan. Kami akan segera melakukan perbaikan agar kembali layak. Ini merupakan bagian dari simbol kebudayaan Kota Medan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kita buat menjadi lebih baik lagi," katanya.

Rico Waas menegaskan, keberadaan replika Rumah Adat Batak dan Monumen Raja Sisingamangaraja memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat. Oleh sebab itu, upaya pemulihan akan segera dilakukan agar kawasan tersebut tetap menjadi salah satu ikon budaya di Kota Medan.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan
Wakil Wali Kota Medan Tinjau Terminal Amplas
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Dr RE Nainggolan MM: N4J Lahir karena Prihatin akan Maraknya Upaya Perlawanan kepada Pemerintah
Gerakan Mahasiswa Batak Toba Bersihkan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII
komentar
beritaTerbaru