Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Konta GMI ke-81 Ditutup, Bishop Antoni Manurung Dorong Inovasi Pelayanan dan Penguatan Generasi Muda

Wilfred Manullang - Senin, 29 Juni 2026 10:28 WIB
212 view
Konta GMI ke-81 Ditutup, Bishop Antoni Manurung Dorong Inovasi Pelayanan dan Penguatan Generasi Muda
Foto harianSIB.com/Wilfred Manullang
FOTO BERSAMA : Para Bishop GMI berfoto bersama Pimpinan Distrik GMI Wilayah I usai penutupan Konta ke-81 GMI Wilayah I di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan, Minggu (28/6/2026).

Medan(harianSIB.com)

Konferensi Tahunan (Konta) ke-81 Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wilayah I yang berlangsung sejak 26 Juni 2026 di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan resmi ditutup pada Minggu (28/6/2026) oleh Pimpinan GMI Wilayah I, Bishop Antoni Manurung M.Th.

Acara penutupan turut dihadiri Pimpinan GMI Wilayah II Bishop Iwan Karo-karo, Pimpinan GMI Wilayah Konta Pengembangan Bishop Tahir Widjaya, Bishop R.P.M. Tambunan, Bishop David Utawi, dan Bishop Kristi Wilson Sinurat.

Pada penutupan konferensi juga dilaksanakan penahbisan enam pendeta serta pembacaan keputusan penempatan dan mutasi para pendeta.

Sejumlah pimpinan distrik yang baru juga ditetapkan, yakni Pdt Sumiar Manurung sebagai Pimpinan Distrik 4 menggantikan Pdt Rikket Panggabean, Pdt Fernando Sibarani memimpin Distrik 6 menggantikan Pdt Berman Silaen, Pdt Thomson Sianipar S.Th memimpin Distrik 7 menggantikan Pdt Herman Hutahaean S.Th, Pdt Goklas Tambunan memimpin Distrik 8 menggantikan Pdt James Gurning MM, serta Pdt Perobahan Nainggolan M.Th memimpin Distrik 9 menggantikan Pdt Jonter Rumahorbo S.Th.

Baca Juga:
Bishop Antoni Manurung menilai pelaksanaan Konferensi Tahunan ke-81 berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.

BERIKAN BERKAT : Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Antoni Manurung memberikan berkat sebelum menutup Konta ke-81 GMI Wilayah I di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan, Minggu (28/6/2026). (Foto harianSIB.com/Wilfred Manullang)

"Secara keseluruhan konferensi berlangsung dengan baik. Panitia telah mempersiapkan kegiatan dengan maksimal, peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir, dan seluruh fasilitas yang digunakan dapat berfungsi dengan baik. Tema, subtema, serta berbagai keputusan konferensi juga telah tersampaikan kepada seluruh peserta melalui ibadah, diskusi, maupun sidang-sidang konferensi," ujarnya saat diwawancarai usai pelaksanaan Konta,

Menurutnya, konferensi tahun ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, terutama terkait target pertumbuhan pelayanan dan pertumbuhan gereja yang akan ditindaklanjuti melalui berbagai program di seluruh tingkatan pelayanan.

Selain itu, tema mengenai inovasi pelayanan diharapkan mampu mendorong gereja mengembangkan pelayanan yang relevan di era digital, namun tetap berlandaskan spiritualitas ugahari atau kesederhanaan.

Bishop Antoni Manurung mengakui tantangan pelayanan gereja ke depan semakin kompleks, mulai dari ketidakstabilan politik dan ekonomi, pergeseran karakter generasi, hingga pesatnya perkembangan teknologi digital yang mengubah pola komunikasi dan kehidupan masyarakat.

"Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana gereja mampu menemukan model pelayanan yang relevan untuk menjangkau generasi muda. Karakter generasi sekarang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif," katanya.

Ia berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam konferensi dapat menjadi inspirasi bagi para pendeta, pelayan, dan jemaat dalam menyusun program pelayanan di tingkat distrik, resort, hingga gereja lokal.

"Keputusan konferensi ini merupakan keputusan bersama seluruh unsur gereja. Karena itu kami berharap semua peserta dapat bergerak bersama mengimplementasikan seluruh program, target pelayanan, dan materi yang telah disepakati hingga ke tingkat jemaat lokal," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konta Dr Humuntal Rumapea M.Kom, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sukses, tertib, dan lancar berkat kerja sama seluruh panitia serta arahan dari Bishop Antoni Manurung.

Ia menjelaskan panitia menerapkan prinsip penggunaan anggaran secara efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan. Bahkan biaya pendaftaran peserta tahun ini berhasil diturunkan dibandingkan Konta tahun 2025.

Meski demikian, kualitas penyajian materi justru meningkat dengan penggunaan videotron sebagai media presentasi, sehingga peserta lebih mudah mengikuti jalannya persidangan dibandingkan tahun lalu yang masih menggunakan layar slide biasa.

Menurut Humuntal Rumapea yang juga menjabat sebagai rektor UMI, seluruh seksi kepanitiaan menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. "Berbagai tantangan, mulai dari perizinan, penyediaan peralatan hingga penggunaan gedung, dapat diatasi melalui kerja sama tim yang solid," terangnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
40 Inovasi Pelayanan Publik RI akan Dipamerkan di Ajang Dunia
Konta GMI Wil I Ditutup dengan Sejumlah Kebijakan Revitalisasi
Konta GMI 2017 di Parapat Ditutup dengan Pentahbisan Pendeta
Bupati Simalungun Ajak Peserta Konta GMI, Bersatu Gelorakan Semangat Baru
Bupati Deliserdang Terima Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Dari Menpan RB
Program u00e2u20acu0153Cerdasu00e2u20acu009d Bupati Deliserdang Peroleh Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2016 dari Menpan-RB
komentar
beritaTerbaru