Ia menjelaskan, pada Selasa (14/7) malam kemacetan sempat terjadi di sejumlah SPBU di Sumatera Utara akibat meningkatnya antrean kendaraan. Namun, kondisi tersebut berangsur normal setelah personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara berkala.
Selain melakukan pengamanan di SPBU, Polda Sumut juga menyiapkan pengawalan terhadap kendaraan tangki pengangkut BBM apabila dibutuhkan oleh Pertamina maupun pengelola SPBU. Pengawalan dilakukan berdasarkan permintaan dan akan terus diberikan hingga proses distribusi BBM kembali normal.
Ferry juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait ketersediaan BBM. Berdasarkan informasi yang diterima Polda Sumut, stok BBM di Sumatera Utara masih mencukupi. Kendala yang terjadi sebelumnya hanya berkaitan dengan proses distribusi akibat kekurangan awak mobil tangki (AMT) dan kini secara bertahap telah diatasi.
"Stok BBM masih tersedia. Kendala yang terjadi hanya pada proses pendistribusian dan itu merupakan persoalan internal Pertamina yang saat ini sudah mulai terselesaikan," ujar Ferry.
Sebelumnya, Polda Sumut mengerahkan sedikitnya delapan personel yang telah memiliki kualifikasi mengemudikan truk tangki untuk membantu distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara sejak Selasa (14/7) malam.
Pengerahan personel tersebut dilakukan atas permintaan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, sebagai langkah mempercepat normalisasi distribusi BBM yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kendala di sejumlah daerah. (*)