Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 22 Juli 2026

Ledakan Maut di Grand Polonia, Menantu Pemilik Rumah Tewas, Dua Orang Masih Tertimbun

Roy Surya D Damanik - Selasa, 21 Juli 2026 16:11 WIB
393 view
Ledakan Maut di Grand Polonia, Menantu Pemilik Rumah Tewas, Dua Orang Masih Tertimbun
Foto Dok/Tim SAR
EVAKUASI: Jenazah Jesica dievakuasi petugas gabungan dari reruntuhan rumah yang meledak di Kompleks Grand Polonia Jalan Perhubungan, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Selasa (21/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Ledakan hebat mengguncang sebuah rumah di Kompleks Perumahan Grand Polonia, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima unit rumah mengalami kerusakan, satu orang tewas, sementara dua orang lainnya diduga masih tertimbun reruntuhan.

Rumah yang diduga menjadi pusat ledakan diketahui milik Hasan (70), seorang pengusaha yang disebut memiliki pabrik plastik Sentosa di Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Camat Medan Polonia, Alfi Pane, Selasa (21/7/2026) menjelaskan Pak Hasan memiliki usaha pabrik plastik Sentosa di Kedai Durian.

"Korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan diketahui bernama Jesica, merupakan menantu pemilik rumah. Saat ledakan terjadi, Jesica berada di dalam rumah. Usia Bu Jesica juga belum diketahui karena kartu keluarga belum ditemukan," ungkapnya.

Baca Juga:
Hingga Senin malam kata Camat, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua orang yang diduga masih berada di dalam bangunan yang ambruk. Keduanya diperkirakan merupakan seorang pengasuh anak (baby sitter) dan asisten rumah tangga (ART).

"Diperkirakan dua lagi masih di dalam dan belum dapat dievakuasi, yaitu baby sitter dan ART," ungkapnya.

Ia menambahkan, di tengah duka tersebut, seorang anak berusia tiga tahun, yang merupakan anak Jesica, berhasil selamat. Balita itu kini menjalani perawatan medis di RS Columbia Medan.

"Sementara itu, Hasan selaku pemilik rumah tidak berada di lokasi saat insiden terjadi karena sedang berada di kediaman anaknya. Suami Jesica juga tidak berada di rumah karena sedang berada di luar kota dan telah tiba di Medan pada Senin malam," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Aparat kepolisian bersama Basarnas, TNI, pemadam kebakaran, dan unsur terkait terus berupaya mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun sekaligus menyelidiki penyebab pasti ledakan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas, namun penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
‎Semen Menghilang dari Pasaran, Warga Menunggu Tanpa Kejelasan
Berakhir Damai, Bhabinkamtibmas Polsek Delitua Mediasi Konflik Pemuda
Kedai Kelontong Milik Perantau Aceh Menjamur di Medan, Warga Diuntungkan Pedagang Pasar Mengeluh
HKBP Gedung Johor Gelar Pesta Puncak Parheheon Parompuan dan HUT ke-40 dengan Penuh Sukacita
PKL Kembali Berjualan di Trotoar Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor Kewalahan
Harga Jeruk Berastagi dan Pir Madu Naik di Pasar Medan Johor, Permintaan Tetap Tinggi
komentar
beritaTerbaru