Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Shearline dan Bibit Siklon Picu Potensi Hujan Lebat di Sumut, BMKG Minta Warga Siaga

Leo Bastari Bukit - Senin, 03 Agustus 2026 19:38 WIB
277 view
Shearline dan Bibit Siklon Picu Potensi Hujan Lebat di Sumut, BMKG Minta Warga Siaga
Ilustrasi peringatan dini cuaca Sumatera Utara

Medan(harianSIB.com)

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprediksi cuaca di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) selama periode 3-10 Agustus 2026 masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kondisi tersebut dipengaruhi keberadaan bibit siklon di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera yang memicu terbentuknya belokan angin (shearline), daerah konvergensi, serta didukung aktivitas gelombang atmosfer yang masih aktif.

Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Meteorologi (MEWS) BBMKG Wilayah I Medan Martha Rosefina Manurung mengatakan dalam beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Sumatera Utara telah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Curah hujan sebesar 52,6 milimeter tercatat di ARG Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, pada 28 Juli 2026. Selanjutnya pada 30 Juli 2026, Stasiun Geofisika Deliserdang mencatat curah hujan mencapai 131 milimeter, sementara Kebun Dolok Merangir di Kabupaten Simalungun mencatat 107 milimeter.

Pada 31 Juli 2026, Pos Hujan Kebun Timur Empl di Kabupaten Mandailing Natal mencatat curah hujan 44 milimeter. Kemudian pada 1 Agustus 2026, Pos Hujan Si Empat Rube Resdes di Kabupaten Pakpak Bharat mencatat 112,5 milimeter, sedangkan Pos Hujan Hutabalang di Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat 114 milimeter pada 2 Agustus 2026.

Menurut Martha, selain dipengaruhi shearline dan daerah konvergensi, suhu muka laut yang hangat serta kondisi atmosfer yang labil turut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di wilayah Sumut.

"Pada pagi hingga siang hari cuaca umumnya cerah berawan sehingga memungkinkan terjadinya pemanasan permukaan yang cukup signifikan. Kondisi ini berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah Sumut," ujarnya, Senin (3/8/2026).

BBMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Sementara itu, wilayah perkotaan yang juga berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat meliputi Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Gunungsitoli.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun genangan.

Masyarakat diminta selalu mengikuti informasi cuaca dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat dalam mengantisipasi potensi dampak cuaca selama sepekan ke depan, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru