Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Lapas Pancurbatu Jadikan Maulid Nabi Momentum Pembentukan Akhlak WBP

Leo Bastari Bukit - Minggu, 06 September 2026 19:04 WIB
567 view
Lapas Pancurbatu Jadikan Maulid Nabi Momentum Pembentukan Akhlak WBP
Foto Dok/Lapas Pancurbatu
MAULID NABI: Lapas Kelas II-A Pancurbatu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian bagi WBP, pada 31 Agustus 2026.

Pancurbatu(harianSIB.com)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Pancurbatu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada 31 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah tersebut diikuti Kepala Lapas Kelas II-A Pancurbatu Tribowo, jajaran petugas, serta para WBP.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas II-A Pancurbatu Tribowo mengajak seluruh jajaran dan WBP untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW.

Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, amanah, kesabaran, tanggung jawab dan sikap saling menghormati perlu terus diterapkan dalam kehidupan, termasuk di lingkungan Lapas.

"Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Tribowo melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/9/2026).

Suasana semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Ramadhan Ariga SHI MH. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah atau suri teladan terbaik dalam menjalani kehidupan.

Ustadz Ramadhan juga mengingatkan jamaah untuk memperbanyak shalawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW.

Ia menyampaikan, lantunan shalawat dapat disampaikan dengan berbagai irama budaya, seperti irama Aceh, Padang, Jawa maupun irama daerah lainnya, selama bacaan dan maknanya tetap terjaga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter dan akhlak WBP.

Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP dalam menjalani proses pembinaan sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Lapas Kelas II-A Pancurbatu berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan kerohanian sebagai bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian WBP.

Melalui momentum Maulid Nabi ini, seluruh peserta diajak untuk bersama-sama memperbaiki ibadah, menjaga akhlak, memperkuat persaudaraan dan memperbanyak shalawat. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru