Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Leo Bastari Bukit - Selasa, 08 September 2026 20:08 WIB
157 view
Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
harianSIB.com/Dok
BBMKG Wilayah I Medan

Medan(harianSIB.com)

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Selasa (8/9/2026). Kabut dan asap menyebabkan jarak pandang di beberapa wilayah turun hingga 500 meter.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, berdasarkan pantauan citra sebaran asap wilayah Sumatera pada 8 September 2026, asap terdeteksi di Kabupaten Asahan, Batubara, Simalungun, Samosir, Toba, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.

"Kemudian, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, serta Kota Tanjungbalai, Sibolga, Padangsidimpuan dan Pematangsiantar," kata Hendro, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, sebaran asap bergerak ke arah barat laut mengikuti pola angin yang bertiup dari tenggara.

Baca Juga:
Sementara itu, hasil pemantauan citra sebaran titik panas atau hotspot pada 7 September 2026 menemukan 26 titik panas di Sumut.

"Dari jumlah tersebut, terdapat empat titik dengan tingkat kepercayaan tinggi yang tersebar di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Selatan," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi FL Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang pada 8 September 2026, jarak pandang tercatat menurun pada kisaran 500 meter hingga 5 kilometer.

Penurunan jarak pandang tersebut terpantau bersamaan dengan kondisi kabut dan asap. Hasil pemantauan kualitas udara juga menunjukkan konsentrasi PM2.5 atau partikel sangat kecil di udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.

BBMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang mengalami penurunan jarak pandang agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara.

Masyarakat diminta berhati-hati, menjaga jarak aman, dan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi di lapangan untuk mengantisipasi kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.

Para kepala daerah juga diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat untuk terus memantau perkembangan kondisi serta mengikuti informasi BBMKG Wilayah I Medan.

Perkembangan cuaca dan sebaran asap dapat dipantau melalui media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi BBMKG Wilayah I Medan melalui nomor 082168043653 atau surat elektronik bbmkg1@bmkg.go.id.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pesparawi Selesai, Kecamatan Sibolga Utara Juara Umum
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
Nyambi Jurtul Togel, Nelayan di Sibolga Ditangkap Polisi
Pesparawi Kota Sibolga 2018 Dimulai
Kasasi Ditolak, Kejari Sibolga Keluarkan Surat DPO Heppy Rosmani Sinaga
Nelayan Pukat Ikan Audiensi ke Wali Kota Sibolga Minta Diberi Ijin Melaut
komentar
beritaTerbaru