Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 17 Oktober 2026

Rocker Legend Joy Nonink Gubah Lirik dan Ngerock untuk Cory Sebayang

Oki Lenore - Sabtu, 17 Oktober 2026 21:35 WIB
108 view
Rocker Legend Joy Nonink Gubah Lirik dan Ngerock untuk Cory Sebayang
Foto: SIB /Oki Lenore
Joy Harlim Nonink Sinuhaji bersama Cory Sebayang dan kerabat usai penampilan di Tiara Convetion Center, Jumat (16/10) dalam perilisan Refleksi Cory Sriwaty Sebayang, Wanita Pertama Bupati Karo.

Medan(harianSIB.com)

Massa yang memenuhi Tiara Convetion Center, Jumat (16/10) bergemuruh mengaplaus Cory Sriwaty Sebayang saat meluncurkan buku biografi wanita pertama yang berhasil menjabat bupati di Karo. Dari sejumlah mata acara istimewa yang disuguhkan kepada undangan, penampilan Joy Harlim Nonink Sinuhaji menarik perhatian publik. Bukan hanya karena dia musisi yang populer dengan nama Joy Nonik itu ikut menyerahkan lukisan karyanya tapi sang bintang menggubah lirik lagu dan dibawakan rocker legend tersebut.

Joy Nonink membawakan dua lagu, yang difavorit banyak individu. Tua serta muda. Lagu untuk lintas genre iitu sempat menjadi viral dari masa ke masa. Hingga kini. Sebelum membawakannya, dia cerita sudah begitu lama mengenal Cory Sriwaty Sebayang sebagai perempuan Karo. "Apa yang dilakukan rekan saya ini, dapat diikuti di bukunya. Buku yang ditulis orang hebat di industri pers nasional yakni Pdt Juniaman Sembiring Kembaren dan Mathias Brahmana. Persahabatan saya jauh sebelum Nande Bayang terjun ke poitik bahkan menjadi pimpinan di Negeri Turang. Nande Bayang ini adalah seorang artis besar yang dimiliki Indonesia, lahir dari Karo. Lihatlah, di usianya yang berkepala tujuh, tetap cantik. Nande Bayang menularkannya pada banyak orang. Ia tak segan-segan menilai penampilan orang demi kebaikan," ujar Joy Nonink.

Setelah memberi preambul yang mengundang decak kagum. Ia menyuguhkan lagu Nande. Dendang karyanya yang dipopulerkan Antha Prima itu menceritakan tentang perjuangan dan pengorbanan seorang ibu, sama seperti dilakukan Cory Sebayang untuk Karo. Melalui vokalnya yang jernih, massa terlarut dalam syair yang digubahnya.

Cory Sebayang yang duduk bersama ratusan pejabat dari Karo dan Sumut, tertegun. Ia bahkan berulang kali menunduk. Prof Dr Ir H Meneth Ginting MADE ikut tertegun. Ada ratusan tokoh. Mulai unsur pimpinan DPRD Karo, SKPD, Yusuf Pehulisa Sitepu, Budi D Sinulingga, sejumlah cendikiawan perempuan dari Wanita Karo, banyak broadcast senior seperti Setia Pandia dan puluhan artis.

Baca Juga:
Usai Nande, Joy Nonink menyuguhkan Pengulu Medan. Sebelum beraksi, melodi lagu tersebut membuat massa terhentak termasuk Cory Sebayang. Ia bahkan berjoget diiringi lagu yang full rock tersebut. "Saya tahu, lagu itu favorit Nande Bayang," sebut biduan senior yang saat itu beroleh banyak saweran sehubungan seisi ruangan menjadikan lagu yang disuguhkannya sebagai koor raksasa.

Mathias Brahmana mengatakan, Cory Sebayang tak hanya seperti yang ada di buku tulisannya bersama Pdt Juniaman Sembiring Kembaren tersebut. "Bu Cory Sebayang jauh dari apa yang dikenal publik. Apalagi ada julukan yang diterikan sejumlah pejabat padanya, Margaret Tacher dari Karo. Tahu bagaimana sepak terjang mantan PM Inggris itu saat memimpin negaranya, kan? Apa yang dilakukan Bu Cory Sebayang jauh lebih di atasnya tapi karena berada di Karo dan waktu itu jarang terpublikasi, tindakannya tidak viral. Tetapi Nande Bayang emang tidak suka dipublikasi sebab ia maunya rakyat Karo yang merasakannya. Contohnya mantan Bupati Terkelin Brahmana SH MH sangat nyaman dengan wakilnya Cory Sebayang," sebut wartawan senior yang bermukim di Jakarta tersebut.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Karo Dirangkai Peletakan Batu Pertama Rehabilitasi Masjid Jami
Bupati Karo Dukung Bangunan Risha Berbahan Vulkanik Gunung Sinabung
4 Bulan Sandang Tersangka Korupsi, Kadis Tarukim Karo dan PKK Belum Dicopot
Barisan Pemuda Karo Yakin Gambo Tarigan Mampu Bantu Warga
Dojo Karo Siap Ikuti Kejurnas Karate Full Contact Piala Pangkostrad
komentar
beritaTerbaru