Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Reses Anggota DPRD Medan Anton Panggabean SE MSi

Warga Tiga Kecamatan Keluhkan Banyak Jalan dan Parit Tak Pernah Diperbaiki Pemko Medan

- Senin, 07 Desember 2015 10:49 WIB
398 view
Warga Tiga Kecamatan Keluhkan Banyak Jalan dan Parit Tak Pernah Diperbaiki Pemko Medan
SIB/dok
Anggota DPRD Kota Medan Anton Panggabean SE MSi melaksanakan reses III di Jl Perjuangan Gg Mufakat Kelurahan Sudirejo turut dihadiri Lurah T Panusunan Siregar dan tokoh masyarakat, Sabtu (5/12).
Medan (SIB)- Perbaikan infrastruktur jalan dan parit di seluruh Kota Medan belum merata. Ironisnya banyak ruas jalan dan parit yang diperbaiki setiap tahun tapi cepat rusak lagi. Di Daerah Pemilihan IV (Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung) masih ada jalan yang hanya tiga kali diaspal sejak tahun 1991 bahkan ada yang puluhan tahun tidak pernah diaspal seperti Jl Sukaria di Medan Tembung yang rusak parah.

Kondisi ini terungkap saat Reses III, Anggota DPRD Medan, Anton Panggabean SE MSi, di Jl Perjuangan Gg Mufakat, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (5/12) malam.

"Sejak saya menjadi warga Jl Sukaria tahun 1986, namun karena pekerjaan di luar kota, saya mulai tinggal di sana sejak 1991, kami dan warga lainnya sudah memohon agar jalan tersebut diaspal dan dilebarkan. Berkat kerjasama dan swadaya warga, lebar jalan sudah bertambah sekitar 2 meter. Namun pengaspalan belum merata, bahkan ada 50 meter lagi yang tak pernah diaspal," ujar Nazrul

Menurutnya, masyarakat kini tidak banyak permintaan atau uneg-uneg. Warga hanya mengharapkan kondisi jalan dan parit sebagai saluran drainase bagus sudah cukup.

Demikian juga yang disampaikan Safrizal Nasution, warga Jl Taut, bahwa di Jl Taduan saluran drainase tidak lancar mengalir atau tersumbat. "Kami bersama warga sudah melakukan gotongroyong bahkan mengerahkan alat berat, namun tidak begitu bermanfaat, mohon agar pembangunan saluran yang dindingnya rubuh diprogramkan," ujarnya.

Enny Tobing warga Gg Mufakat juga menyampaikan bahwa tempat tinggalnya selalu banjir saat hujan.

Safrizal juga mengeluhkan ketersediaan air bersih di kawasan itu karena air Pam dari PDAM Tirtanadi hanya mengalir pada pukul 03.00 WIB. "Itupun kadang-kadang saja pak, kami sangat kekurangan air bersih," ujarnya.

Sementara beberapa warga lainnya mengeluhkan maraknya peredaran gelap Narkoba di kawasan itu. Sudah cukup meresahkan warga, untuk itu dimohon agar pemerintah dan kepolisian melakukan razia dan penindakan terhadap pelaku-pelakunya.

Sebelumnya Anton Panggabean yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Medan ini mengatakan pihaknya melakukan reses untuk menyerap aspirasi dari konstituen yang diwakili masing-masing anggota DPRD. Hasil reses akan diparipurnakan dan menjadi masukan pada perencanaan pembangunan tahun berikutnya.

"Semua keluhan dari bapak ibu, kami terima sebagai masukan. Kita berharap pemerintah akan bisa menampungnya," ujarnya sembari mengatakan, anggaran Pemko Medan saat ini terbatas, sehingga pengerjaan pembangunan akan dilakukan dengan skala prioritas.

Terkait peredaran Narkoba, lanjut Anton, secara pribadi dirinya telah menanyakan hal itu kepada Kapolresta. Dikatakan bahwa prioritas saat ini pemberantasan Narkoba adalah kawasan Kampung Kubur. "Saya juga berharap, walau ada prioritas penindakan di Kampung Kubur, di daerah kita ini juga butuh penindakan," ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.

Lurah Sidorejo T Panusunan Siregar mengatakan, sejumlah ruas jalan bahkan gang di kawasan itu sudah diusulkan bahkan sudah difoto untuk dimasukkan dalam APBD. "Kita tetap upayakan, dan sebagian sudah digambar dan diukur," ujarnya.

Kemudian, Irsan Efendi Humas PDAM Tirtanadi yang turut hadir dalam acara reses menanggapi keluhan warga. Kondisi air mandeg atau jarang mengalir dialami di hampir seluruh wilayah cakupan kerja mereka akibat kekurangan volume pasokan air bersih. "Kini sedang dilakukan pembangunan instalasi di Sunggal, Martubung dan Tanjungmorawa. Kita harapkan ke depan tidak terjadi lagi kekurangan pasokan ke sambungan. Dalam tahun ini sudah kita laksanakan dan kita harapkan tahun 2016 sudah selesai," ujarnya.

Ajak ke TPS

Anton Panggabean juga menyampaikan kepada warga di dapilnya supaya turut berperan serta menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Kota Medan pada 9 Desember 2015.

"Gunakan hak suara bapak dan ibu, supaya tidak disalah- gunakan orang-orang yang tidak bertanggungjawab," ujarnya sembari mengatakan agar warga memilih pemimpin Kota Medan, sehingga infrastruktur jalan, parit dan berbagai pelayanan publik bisa diperhatikan dengan baik. (A22/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru