Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Menpora: Suporter Lain Sudah Akur, Tinggal Bonek Sama Arema

* Jangan Ada Petasan di GBK
- Senin, 09 Mei 2016 13:26 WIB
191 view
Pasuruan (SIB)- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengomentari aksi sweeping yang dilakukan sejumlah orang di Jembatan Suramadu kemarin. Apa katanya?

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (6/5) dinihari WIB lalu, massa yang sebagian menggunakan atribut bonek melakukan sweeping terhadap kendaraan plat N dan B di kawasan Suramadu.

Mereka men-sweeping pendukung Arema yang akan menyaksikan laga Indonesia Soccer Championship antara Madura United versus Arema Malang malam harinya di stadion RKH Fuad Amin, Bangkalan.

Aksi mereka membuat beberapa kendaraan pribadi maupun bus hingga truk dalmas serta mobil pribadi Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengalami kerusakan akibat terkena lemparan batu.

Menurut Imam, sepakbola seharusnya menjadi hiburan rakyat yang bisa mempersatukan anak bangsa, bukan menjadi penyebab persaudaraan terpecah bela.

"Sepakbola harusnya jadi sarana mempersatukan bangsa lewat hiburan rakyat," kata Imam saat membuka acara peringatan Dies Natalis XIV di di Universitas Yudharta, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/5).

"Yang lain sudah akur, tinggal Bonek sama Arema," sambungnya.

Tak cuma soal suporter, Imam juga membicarakan soal pencabutan SK pembekuan PSSI, yang disebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
"Kita akan mencabut secepat mungkin. PSSI tidak boleh dikuasai satu-dua orang," tandasnya.

Mendampingi Mempora dalam acara tersebut Pengasuh Ponpes Ngalah, Sengonagung, KH. Sholeh Bahrudin. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan deklarasi santri perang melawan narkoba.

Jangan Ada Petasan di GBK
Bek sekaligus kapten Persija Jakarta Maman Abdurrahman meminta The Jak, suporter Macan Kemayoran, agar tidak lagi menyalakan petasan yang nantinya dapat merugikan pemain dan juga tim.

Sebagai klub ibukota, Persija memang memiliki suporter yang berlimpah dari seluruh lapisan Jakarta.

Menyadari dukungan yang akan diberikan suporternya bakal berlimpah, Maman mengajak supporter untuk bermain aman tanpa ada petasan.

"Untuk suporter yang jelas ramaikan GBK dengan segala kreativitasnya, apapun segala bentuk chant-nya. Tapi kalau buat kami pemain, saya harap tidak perlu ada petasan karena pemain saat di lapangan suka kaget. Jadi lebih baik bernyanyi," ujar Maman seraya tersenyum.(detiksport/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru