Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 04 Oktober 2026
Audensi ke Harian SIB

Golkar Sumut Cermati Isu Strategis Pembangunan

- Selasa, 14 Agustus 2018 16:46 WIB
590 view
Golkar Sumut Cermati Isu Strategis Pembangunan
SIB/Horas Pasaribu
EMPAT JARI: Wakil I Pemred Harian SIB Ir Parluhutan Simarmata dan Plt Ketua DPD I P Golkar Sumut DR Ahmad Doli foto bersama pengurus lainnya, antara lain, Kurnia Tanjung SSi MT, Yasyir Ridho Lubis, Rolel Harahap, Samsul Qomar, Samsir Pohan, Iskandar Sinag
Medan (SIB) -Setelah menjabat pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut selama sebulan, Dr Ahmad Doli Kurnia Tanjung melaksanakan audensi ke Kantor Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Senin (13/8). Kedatangan Ahmad Doli bersama pengurus lainnya, diterima Wakil I Pempinan Redaksi Harian SIB Ir Parluhutan Simarmata mewakili Pemimpin Redaksi, GM Immanuel Panggabean.

Ahmad Doli mengatakan pihaknya saat ini terus membangun komunikasi kepada semua pihak, terutama kepada kelompok-kelompok strategis antara lain media/pers, organisasi masyarakat, Nahdlatul Ulama, Al Washliyah, Muhammadiyah, Ephorus, Uskup Agung dan berbagai kelompok lainnya.

"Tujuan komunikasi ini agar Partai Golkar semakin dirasakan masyarakat Indonesia khususnya Sumut. Selain itu Partai Golkar salah satu sebagai partai tertua tentunya sudah melekat pada masyarakat," kata Ahmad Doli didampingi Yassir Rido, Rolel Harahap, Syamsul Qomar, Samsir Pohan, Iskandar Sinaga, Abdul Rahim, Dr Ahmad Fauzi SH MKn, Taufiq Sitorus, Viktor Silaen, Horas Sitompul, Adheriq Zulfikri Sitompul, Chrisyandi Forastero Harahap, Syaiful Basri dan M Asril.

Ia mengaku Golkar dan SIB memiliki hubungan historis yang panjang. Sebab, pendiri Harian SIB alm DR GM Panggabean adalah salah satu keluarga besar Partai Golkar. 

Oleh karena itu tidak ada salahnya kita melakukan komunikasi intensif untuk membangun dan mewujudkan masyarakat Sumut yang lebih baik lagi dalam lima tahun ke depan bersama Gubernur Sumut-Wakil Gubernur Sumut yang baru, ujarnya.

BUKAN MILIK PARPOL
Pihaknya menyadari pilkada sudah selesai dan tentunya pasangan yang terpilih bukan milik partai politik lagi, namun telah dimiliki masyarakat Sumut. "Kami sudah menitipkan kepada calon legislatif nantinya bila terpilih wakil rakyat agar mengawal proses pembangunan yang dipimpin Gubernur Sumut-Wakil Gubernur Sumut yang baru, ungkap Ahmad Doli sembari mengaku proses pembangunan di Sumut sangat perlu didorong dengan cepat.

Menurutnya, ada empat isu strategis untuk pembangunan Sumut yang perlu didorong dan dikawal yaitu bagaimana caranya kepala daerah dapat menghilangkan trauma. 

"Provinsi Sumut menghadapi cobaan kasus hukum. Saya kira cukup ya. Diharapkan ke depan kepala daerah Sumut jangan ada lagi menghadapi permasalahan hukum. Oleh karena itu kader Golkar yang dicalonkan di legislatif agar mendorong pemerintahan tata kelola bersih dan berwibawa," sebutnya.

Kedua, pihaknya ingin lima tahun ke depan masyarakat Sumut memiliki peningkatan kualitas pendidikan sumber daya manusia. "Kita berharap pemerintah bisa membangun kualitas pendidikan yang tidak kalah dari daerah luar Pulau Sumatera," tuturnya.

Selanjutnya, isu ketiga soal pengelolaan sumber daya alam dan energi (ekonomi). Sumut termasuk provinsi yang memiliki sumber kaya alam dan energi, namun dikelola pemerintah pusat. Contoh PTPN II-IV dan PT Inalum.

"Yang menjadi pertanyaan, seberapa besar kontribusi untuk pembangunan di Sumut. Sebab selama ini pengelolaan BUMN tersebut dikelola pemerintah pusat. Oleh karena itu saya harapkan pemerintah ke depan harus mendorong serapan dari pengelolaan SDA dan energi di Sumut harus memiliki kontribusi yang konkrin. Saya kira itu nanti bagian menjawab kemiskinan di Sumut yang hingga saat ini belum tuntas," ungkapnya.

Isu keempat, kata Ahmad Doli, soal lahan eks HGU yang sampai saat ini menjadi isu yang akut, panjang dan belum selesai. Diharapkan pemerintah selanjutnya bisa menyelesaikan bagaimana lahan eks HGU itu difokuskan prioritas kepentingan masyarakat.

Menanggapi Ahmad Doli, Ir Paluhutan Simarmata mengaku hati nurani semasa almarhum GM Panggabean menjadi tokoh Golkar sangat loyal. Golkar sudah banyak berperan dalam proses sejarah pembangunan bangsa ini. 

"Silih berganti waktu, baik pergantian kepengurusan, menghadapi guncangan, Golkar tetap solid. Saya yakin keberadaan Golkar dapat mempertahankan negara ini," ungkapnya.

SIB mengharapkan, sebagai salah satu partai politik tertua di NKRI, Golkar dapat mengawasi jalannya roda pemerintahan sehingga bisa menciptakan pemerintahan yang bersih. Diharapkan Partai Golkar bersama pemerintah dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pesan Parluhutan mengakhiri. (A17/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru