Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Klub Anggota Pilih Adi Saputra Jadi Ketua Umum PSMS

RAB Diikuti 22 Klub
Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 17:27 WIB
1.338 view
Klub Anggota Pilih Adi Saputra Jadi Ketua Umum PSMS
Foto SIB/Christopel Naibaho
TERPILIH: Ketum PSMS, Adi Saputra (tengah) berfoto bersama Fadilla Hutri SH dan  Boasa Simanjuntak sebagai Steering Committee (SC), lalu perwakilan klub Yongky Haurissa dan mantan pemain Badia Raja Manurung di Hotel Madani Medan, Mingg
Medan (SIB)
Adi Saputra secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PSMS pada Rapat Anggota Biasa di Hotel Madani Medan, Minggu (26/1). RAB tersebut dihadiri 22 klub anggota PSMS seperti PS Angkasa, Bintang Utara, Bintang Selatan, Dharma Putra, Deli Putra, Indian Football, Kurnia FC, PS Kinantan, Medan Putra, Medan Utara, PO Polisi, PS PTPN 1, PS PTPN III, Posindo, Perisai Pajak, Padang Lawas Putra, PS Symponi, Sinar Medan, Sinar Sakti, Sinar Belawan, PS Tasbi, dan PS Volta.

Usai terpilih, Adi Saputra mengatakan, akan bekerja demi membangun dan mengangkat PSMS menjadi industri sepak bola yang dikelola profesional. Dengan latar belakang sebagai pengusaha muda yang sukses, tak menyulitkannya mimpinya merambah di dunia industri.

"Semoga ke depan kita bisa menyatukan kembali 40 anggota klub yang ada dan kembali membawa dan membesarkan PSMS Medan di kancah sepak bola Tanah Air. Selanjutnya PSMS menuju klub profesional dan mulai merambah industri sepak bola di tanah air. Tentunya harus segera memperbaiki sistem manajemen di PSMS," harap Adi.

Pihaknya siap bekerja untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa kontribusi nyata akan ada untuk PSMS Medan. "Kami hanya tidak mau PSMS ini diklaim milik individu atau milik perorangan. Inilah yang akan kita benahi dan ke depan PSMS akan kita jadikan badan hukum dan akan melibatkan 40 klub sebagai pemegang saham," terangnya.

Sebelumnya, RAB digelar karena periode kepengurusan PSMS periode 2015-2019 telah berakhir. Dalam tiga tahun terakhir, PSMS yang berkompetisi di Liga 2 berada di bawah kepenglolaan PT Kinantan Medan Indonesia dan tak lagi memakai sistem ketua umum. Namun klub-klub anggota sebagai pemilik PSMS sesuai AD/ART merasa tetap harus memilih ketua umum.

Terpisah, Sekretaris PSMS Julius Raja pun menegaskan bahwa PT Kinantan Medan Indonesia diakui lewat hasil Kongres Biasa PSSI di Bali, Sabtu (25/1). "PT Kinantan Medan Indonesia diakui PSSI. Sampai 2021 sesuai keputusan Kongres, tidak boleh ada perubahaan dan kalau ada perubahan akan diputuskan pada Kongres tahunan 2022. Berarti sampai 2022 pengelola PSMS tetap PT Kinantan Medan Indonesia," ungkapnya. (R20/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru