Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026
467 Karateka Bersaing di Kejurda Forki Sumut

Rahmat Shah: Jadi Atlet Jangan Loyo

Redaksi - Minggu, 08 Maret 2020 17:14 WIB
244 view
Rahmat Shah: Jadi Atlet Jangan Loyo
Foto: SIB/Dok
Ketua Umum Forki Sumut DR H Rahmat Shah, Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi, Sekum Forki Sumut Zulkarnaen Purba serta pengurus dan undangan foto bersama usai acara pembukaan Kejurda karate, Sabtu (7/3), di GOR Mini Futsal Disporasu Jl. Wil
Medan (SIB)
Sebanyak 467 karate bersaing memperebutkan gelar juara pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) karate kelompok cadet, junior dan U-21 yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sumatera Utara (Sumut), mulai Sabtu (7/3), di GOR Mini Futsal Disporasu Jl. Williem Iskandar Medan.

Ketua Umum Pengprov Forki Sumut DR H Rahmat Shah ketika membuka Kejurda karate mengatakan, para atlet jika ingin meraih keberhasilan harus mempunyai daya juang tinggi serta disiplin dalam segala hal.

"Menjadi seorang atlet jangan loyo dan harus kuat. Saya lihat atlet sekarang baru berdiri sebentar sudah loyo. Untuk itu, saya tidak mau melihat karateka Sumut yang loyo," katanya.

Selain itu, kata Rahmat Shah, membina olahraga membutuhkan dana yang besar. Tanpa adanya dana, mustahil para atlet bisa berprestasi.

"Makanya dukungan semua pihak di antaranya para donatur maupun sponsor, serta yang terutama Disporasu sangat dibutuhkan dalam membina olahraga, terutama dalam hal menanggulangi masalah dana," ucapnya.

Rahmat Shah mengharapkan kepada seluruh karateka untuk terus bekerja keras dalam berlatih serta tetap memiliki disiplin. "Kalau hal ini telah dimiliki para atlet, saya yakin kalian akan mampu meraih prestasidi tingkat daerah, nasional maupun internasional. Karena citra dan nama baik Sumut nantinya ada ditangan kalian," ujarnya.

Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi mengharapkan agar prestasi yang telah diraih para karateka Sumut selama ini bisa terus eksis dengan menyumbang medali emas dalam setiap even, terutama pada PON 2020 di Papua dan khususnya pada PON 2024 dimana Sumut-Aceh sebagai tuan rumah bersama.

"Dari hasil Kejurda karate ini, saya harapkan lahir atlet-atlet berpresasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Karena meurut Baharuddin Siagian, Sumut merupakan daerah gudangnya atlet Tarung khususnya karate.
Sekarang ini kata Kadisporasu, pemerintah serius memperhatikan semua aspek dan akan memberikan reward kepada para atlet yang berprestasi. Hal itu sudah terlihat pemerintah akan memberikan kuliah gratis di setiap universitas yang ada di Sumut tanpa bayar uang kuliah.

"Kita kasih free kepada atlet yang berprestasi dan membawa nama harum Provinsi Sumut. Itu janji kita," ujarnya.
Sementara Ketua I KONI Sumut Prof Agung Sunarno mengharapkan dari event ini akan muncul bibit-bibit atlet baru yang siap mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional dan internasional.

"KONI Sumut sangat mengapresiasi even ini. Dan kepada atlet diminta untuk berlatih dan kerja keras, sehingga prestasi puncak bisa diraih," ungkapnya.

Ketua Panpel Kejurda Forki Sumut AKP Janpiter Napitupulu SH, MH mengatakan, even ini sebagai ajang penjarian bibit-bibit karateka baru sekaligus mengarahkan para generasi ke jalan yang benar, sehingga mereka terhindar dari penggunaan Narkoba.

Sebelumnya, panitia juga telah menggelar penataran/refresing wasit/juri dan akreditasi pelatih yang dilaksanakan 4-5 Maret 2020, di Gedung Serbaguna Sat Brimob Polda Sumut, JL KH Wahid Hasyim Medan.
"Semoga atlet bisa bertanding sportif dengan dipimpin wasit/juri yang telah mengikuti penataran," ujarnya. (R12/c)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru