Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

PBFI Sumut Turunkan 11 Atlet di PON 2024, Target 6 Emas

Christopel H Naibaho - Kamis, 18 Juli 2024 20:42 WIB
490 view
PBFI Sumut Turunkan 11 Atlet di PON 2024, Target 6 Emas
Ist/SNN
Ketum PBFI Sumut, Herri Zulkarnaen Hutajulu
Medan (harianSIB.com)
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Sumatera Utara (Sumut) akan tampil dengan kekuatan penuh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh - Sumut 2024. Total ada 11 atlet yang disiapkan untuk bermain di 11 nomor yang dipertandingkan nantinya.

Ketum PBFI Sumut, Herri Zulkarnaen Hutajulu menjelaskan, pertandingan cabor binaraga akan dimainkan di Kota Medan, tepatnya di Fourpoint Hotel. Penetapan venue tersebut diakui sudah sangat tepat.

"Lokasi oke, ada di tengah kota. Ada banyak hotel di sana, kuliner juga banyak dan kapasitas penonton juga memadai," kata Herri, Kamis (18/7/2024).

Mengenai target, PBFI Sumut akan berjuang untuk meraih enam medali emas pada PON 2024. Target tersebut diakui cukup realistis.

Pasalnya, pencapaian atlet cukup positif pada beberapa kejuaraan, seperti Kejuaraan Asia Tenggara di Batam 2023 lalu. Pada event yang diikuti peserta PON dan juga dari luar negeri itu, PBFI Sumut meraih 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

"Di sana jurinya dari luar, jadi fair. Ini kan olahraga tidak terukur. Jadi kalau di PON nanti ada provinsi yang curang, tidak pulang kita buat wasitnya. Kita cuma mau fair. Menang, ya dimenangkan," tambahnya.

Adapun 11 atlet binaraga yang dipersiapkan menuju PON 2024 yakni, Budi Arliandi, Irfan Rinaldy, Kiki Irawan, Muhammad Stenly Kaunang, Rizky Ardiansyah Panjaitan, Hismawan Sulistiono, Agung Wibowo, Arizaldi, Rizal Aditya, Dodi Armanda Putra dan Irwansya Putra Ritonga.

Pada kesempatan itu, Herri menegaskan kepada atletnya, agar hati-hati mengkomsumsi obat selama berlatih untuk menghindari doping. Pasalnya, PON XXI Sumut - Aceh 2024 merupakan zero doping.

"Kalau ada doping, kami akan keluarkan (coret). jadi kami ingatkan atlet hati-hati. Karena binaraga ini cukup tinggi kecurigaannya. Jadi kalau atlet sakit dan minum obat, kami minta disampaikan ke kami agar dilapor ke PB. Kami sampaikan bahwa itu bukan doping, tapi obat flu, misalnya. Jadi sampai segitunya kami rawat seperti bayi," tutupnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru