Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Penyelenggaraan PON Strategis untuk Kemajuan Indonesia

- Selasa, 18 Februari 2014 14:20 WIB
272 view
Penyelenggaraan PON Strategis untuk Kemajuan Indonesia
Makassar (SIB)- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, menyatakan  penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) saat ini berbeda dengan sebelumnya karena memiliki peran yang strategis terhadap kemajuan Indonesia.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di Makassar, Senin, mengatakan saat ini sudah masuk era ACFTA dan open science pada 2015 sehingga agenda besar seperti PON bisa dimanfaatkan dan lebih dimaksimalkan untuk kepentingan bangsa.

"Kita sudah masuk pada era persaingan dunia. Kompetisi bukan lagi nasional namun bersifat global seperti Asia Tenggara, Asia-China dan sebagainya. Artinya pelaksanaan kejuaraan seperti PON harus dikelola secara maksimal demi kemajuan bangsa," kata Syahrul seusai menerima rombongan Tim Penjaringan PON KONI Pusat.

Ketua Forki Sulsel itu menjelaskan pelaksanaan PON memang bukan lagi sebatas ajang pertandingan untuk memperebutkan medali. Namun lebih dari, menurut dia, sudah menyangkut kepentingan nasional dan menjadi kebanggaan bangsa.

Sehubungan dengan kondisi itu maka sudah sepatutnya pelaksanaan PON harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak. Termasuk dalam hal penentuan atau penunjukan untuk menjadi tuan rumah PON.

Ketua DPD Golkar Sulsel itu juga berharap penentuan tuan rumah bukan hanya berdasarkan kepentingan politik melainkan dilakukan secara obyektif.
"Sulsel misalkan pada akhirnya tidak diperhitungkan atau belum dilirik sebagai tuan rumah PON, kita tentu tetap semangat dan berkomitmen dalam pembinaan atlet. Namun tentu kita juga meminta agar penilaian memang benar-benar obyektif," jelasnya.

Terkait kesiapan Sulsel sendiri, lanjut dia, tidak ada masalah. Persoalan sarana dan prasarana di Sulsel diakui masih perlu penambahan atau perbaikan dalam beberapa tahun ke depan. Namun pihaknya berjanji jika terpilih tentu akan segera dilengkapi.

Sulsel juga memperkenalkan motto sebagai pusat Indonesia atau Centre Point of Indonesia kepada Tim Penjaringan KONI Pusat sebagai penawaran untuk menjadi penyelenggara ajang olahraga terbesar se-Indonesia tersebut.

"Sulsel itu secara geografis juga cukup menguntungkan karena berada di tengah-tengah. Kita juga selama ini dalam prestasi olahraga selalu berada dalam posisi tujuh besar termasuk PON. Saya kira ini bisa menjadi kredit poin tersendiri," ujarnya. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru