Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Forki Sumut Gelar Penataran Wasit/Juri

- Selasa, 18 Februari 2014 14:31 WIB
730 view
  Forki Sumut Gelar Penataran Wasit/Juri
SIB/ist
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Forki Sumut Drs Sahala Nainggolan saat menutup Penataran Wasit/Juri Forki Sumut.
Medan (SIB)- Permasalahan dalam pertandingan olahraga beladiri, sangat banyak dan terbilang riskan, lantaran berhubungan dengan nurani atau sifat seseorang. Kecurangan baik disengaja ataupun tidak sangat besar terjadi, lantaran penilaian yang dilakukan berdasarkan keinginan. Karena olahraga beladiri bukan olahraga terukur, sehingga sulit untuk diprediksi hasilnya.

Ungkapan tersebut disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Forki Sumut Drs Sahala Nainggolan saat menutup Penataran Wasit/Juri Forki Sumut di Gedung Forki Sumut Jalan Binjai Km 6,7 Medan, Minggu (16/2/2014).

Lebihlanjut pihaknya berharap agar wasit/juri yang mengikuti penataran nantinya dapat memimpin pertandingan dan bertindak dengan benar, karena keputusan yang diberikan menyangkut masa depan atlet. Bila wasit/juri salah dalam memutuskan hal itu akan berdampak tidak baik kepada si atlet, begitu juga sebaliknya akan sangat berdampak yang tidak baik bagi Forki Sumut karena atlet yang dimenangkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Sebagai wasit/juri bertindaklah yang benar, tidak berpihak kepada seseorang baik itu keluarga, teman ataupun kerabat. Karena kebenaran itu akan selalu benar, tidak akan pernah mati,” ujar Sahala.

Dalam menjalankan tugas sebagai wasit, ucap Sahala, kita harus dapat melihat, berpikir dan bertindak sehingga dapat memutuskan yang benar dengan bekal bimbingan mental dari para penatar.

Selanjutnya dia juga mengingatkan kepada wasit/juri yang mengikuti pelatihan agar senantiasa berlatih untuk mempertajam kemampuan mengingat mengingat adanya peraturan baru, dalam penilaian pada pertandingan kumite juga kata. Peraturan baru tersebut harus dipelajari para wasit dan juri, sehingga mereka bisa menerapkannya dalam pertandingan.

Sebelumnya panitia pelaksana penataran T Samsul Bahri dalam sambutannya mengatakan penataran wasit dan juri dilaksanakan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas serta sebagai persiapan menghadapi Kejurda, Porwil dan Piala Kasad di Makasar.

Penataran harus dilakukan sebelum pertandingan, agar wasit dan juri yang memimpin pertandingan lebih segar. "Penataran dilaksanakan juga sebagai penyegaran bagi wasit dan juri. Sehingga mereka bisa lebih rileks lataran sudah mendapatkan pembekalan, sebelum memimpin pertandingan,” kata Samsul.

Penataran wasit dan juri Forki Sumut dilaksanakan 15 s/d 16 Februari 2014 dengan jumlah peserta sebanyak 87 orang yang merupakan utusan dari kabupaten/kota se Sumut. Dengan penatar Ketum Dewan Wasit PB Forki Donald PL Kolopita SSn. (R8/x)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru