Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Peduli PSMS, Masyarakat Dukung Kinerja Pangdam I/BB

- Minggu, 19 April 2015 21:54 WIB
503 view
Peduli PSMS, Masyarakat Dukung Kinerja Pangdam I/BB
Medan  (SIB)- Masyarakat Kota Medan sangat mendukung kinerja Pangdam I/BB Mayjen Edy Rahmayadi yang berhasil mengumpulkan dana sekira Rp6 miliar.

“Kita sebagai warga Medan sangat bangga dengan kepedulian Pangdam I/BB yang berhasil mengumpulkan dana untuk kemajuan tim kesayangan kota Medan. Apalagi, Pangdam I/BB dalam memajukan PSMS dan jelang laga kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2015,” ujar Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (Isori) Kota Medan, Adi Wijaya didampingi sekretaris Eflin N kepada wartawan, Sabtu (18/4).

Lebih lanjut ia menjelaskan, sejak kepedulian Pangdam I/BB terhadap PSMS, banyak pihak yang mendekatkan diri dengan Pangdam dengan tujuan dan maksud tertentu untuk menggulingkan manajemen yang sah. Padahal pihak-pihak tersebut, hanya berambisi mengambil momen yang tepat dengan menyebarkan teori pembusukan terhadap pihak manajemen. Salah satu contoh, PSMS yang telah terbentuk kembali menggelar seleksi terbuka bagi pemain di lapangan sepakbola Makodam I/BB tanpa seizin pihak manajemen. Seleksi digelar oleh oknum-oknum yang merasa dirinya sebagai mantan PSMS. Ironisnya lagi, seleksi yang digelar yang diikuti pemain merupakan rekomendasi oknum tertentu dan pemain yang ikut seleksi sebagian merupakan pemain yang kalah seleksi pada tahap seleksi yang dilakukan PSMS di bawah kepelatihan Edy Syahputra.

“Kami sebagai masyarakat yang peduli dan cinta PSMS, meskipun dana yang sudah terkumpul sangat besar oleh Pangdam I/BB segera menggelar aksi Rp. 1000 untuk PSMS dalam lingkungan masyarakat. Dana yang terkumpul nantinya langsung diberikan kepada pihak manajemen untuk membantu PSMS dalam melakoni Divisi Utama dengan target mencapai prestasi,’ paparnya.

“Intinya jangan sampai kepedulian Pangdam I/BB terhadap PSMS dimanfaatkan pihak tertentu untuk membuat kubu PSMS menjadi terkotak-kotak, dan akhirnya terjadinya lagi dualisme dalam tubuh PSMS. Masyarakat sangat khawatir di saat kepedulian Pangdam I/BB terhadap PSMS dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang ingin mengusik PSMS yang sedang fokus untuk mengarungi kompetisi kasta kedua Liga Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, sesepuh Smeck Hooligan Nata Simangunsong sangat heran dengan keadaan PSMS saat ini. Sebelum Mayjen Edy Rahmayadi bertugas di Kodam I/BB tak satupun mantan pengurus PSMS maupun mantan PSMS yang peduli dengan PSMS. Setelah Mayjen Edy Rahmayadi menjadi Pangdam I/BB dan berniat untuk memajukan PSMS, segelintir oknum tertentu berduyun-duyun datang merapat ke Pangdam. Hal ini menjadi pertanyaan besar, kenapa mereka yang tak peduli dengan PSMS tiba-tiba tanpa diperintah muncul untuk melihat secara dekat perkembangan PSMS. Hal ini membuktikan oknum tersebut bukan cinta PSMS, tetapi ingin “merampok” jabatan di PSMS yang ada saat ini.

“Tidak dipungkuri beberapa jabatan penting di PSMS telah diincar oleh oknum tertentu dengan menyebar isu yang tidak baik pihak manajemen kepada Pangdam. Hal ini akan membuat citra PSMS semakin jelek di masyarakat. Untuk itu, Pangdam I/BB harus merespon dengan adanya oknum-oknum tertentu itu sehingga tidak menyusup ke PSMS, sehingga membuat tim yang sedang fokus ke Divisi Utama menjadi terganggu sehingga prestasi yang ditargetkan tidak tercapai,” terangnya.
Menurutnya, PSMS pada tahun 2003 hingga tahun 2007 “banjir dana” hingga mencapai Rp. 20 miliar, namun prestasi yang diraih membuat masyarakat sebagai pecinta PSMS menjadi kecewa. Sebagai perbandingan Pro Duta musim lalu telah menghabiskan dana Rp. 3 miliar berhasil tampil sebagai juara grup I. Saat ini PSMS melalui penggalangan dana telah terkumpul Rp. 6 miliar lebih. Jika tahun ini PSMS ingin menuai prestasi maka sebaiknya Pangdam jangan mudah menerima pembisik-pembisik yang hanya untuk kepentingan pribadi memajukan PSMS

“Jika PSMS ingin menuai prestasi, CEO PSMS, pihak manajemen dan pelatih harus bersatu dengan satu misi mewujudkan prestasi PSMS di musim depan. Adanya persatuan dan kesatuan dalam tubuh PSMS maka oknum tertentu yang mengatasnamakan Pangdam I/BB yang berambisi menjadi pengurus tidak mudah menyusup untuk membuat kehancuran manajemen yang ada saat ini,” tandasnya.  (R10/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru