Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Menpora Tunjuk Ketua KOI Pimpin Tim Transisi

*Tidak Ingin Dibuat Dualisme Kompetisi
- Kamis, 23 April 2015 16:31 WIB
220 view
Menpora Tunjuk Ketua KOI Pimpin Tim Transisi
Jakarta (SIB)- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dikatakan telah menunjuk Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo sebagai Ketua Tim Transisi untuk mengambil alih sementara kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Tadi membahas Tim Transisi, Ibu (Rita Subowo) ditunjuk oleh Menpora untuk jadi ketua tim," kata Sekretaris Jenderal KOI Hipni Hasan, seusai mendampingi Rita bertemu Menpora di kantor Kemenpora Jakarta, Rabu.

Hipni mengatakan pertemuan tersebut membahas seputar pembentukan Tim Transisi yang sedang dirancang oleh Kemenpora.

Ia juga mengatakan Ketua KOI siap menjalankan tugas dari Menpora. "Beliau bilang siap menjalankan tugas pemerintah, bukan sebagai Ketua Tim Transisi," ucap Hipni.

Sementara Rita sendiri hanya berkomentar sedikit mengenai kedatangannya ke PSSI. "Saya hanya memberikan informasi mengenai situasi kondisi sekarang seperti apa," kata dia.

Rita mengatakan KOI menginginkan keputusan yang terbaik dan tidak mengganggu kegiatan olahraga di Indonesia.

"Mudah-mudahan tidak terganggu. Kita ingin yang terbaik, yang penting kepentingan nasional tidak tercederai," ujar Rita.

Selain membahas tim transisi, Rita mengatakan pertemuan dengan Menpora juga membicarakan perihal kesiapan atlet untuk SEA Games 2015 di Singapura.

Seperti diketahui, setelah Menpora mengeluarkan surat keputusan untuk membekukan PSSI pada Jumat (17/4), Kemenpora menyatakan akan membentuk Tim Transisi yang akan mengambil alih hak dan kewenangan PSSI sampai terbentuknya kepengurusan yang kompeten sesuai dengan mekanisme organisasi dan statuta FIFA.

TIDAK INGIN MEMBUAT DUALISME KOMPETISI

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya tidak ingin membuat dualisme terkait penyerahan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 dan Divisi Utama kepada tim transisi setelah pembekuan PSSI.

"Yang jelas, kepengurusan PSSI yang baru sudah tidak direkomendasi oleh Kemenpora sehingga nanti yang menggulirkan kompetisi adalah tim transisi sesuai dengan surat pembekuan tersebut," kata Gatot di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, kompetisi ISL 2015 dan Divisi Utama tetap berjalan tetapi bukan digulirkan oleh kepengurusan PSSI yang baru saja terbentuk hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 2015 di Surabaya.

"Nanti, biar tim transisi yang menjalankan tetapi tim transisi tentu saja membutuhkan tim yang secara teknis mengelola dari kompetisi itu sendiri tetapi kami belum ditunjuk siapa anggotanya," kata Gatot.

Terkait dengan rencana PSSI yang akan kembali melanjutkan kompetisi ISL dan Divisi Utama pada 25 dan 26 April mendatang, Gatot mengatakan pihaknya tidak mengakui apabila kompetisi tetap dijalankan.                               

"Memangnya ada izin? Yang berhak mengeluarkan izin kan dari kepolisian, yang jelas kami tidak mengakui apabila nanti tetap dilanjutkan," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Hinca Pandjaitan mengatakan kompetisi ISL rencananya akan dilanjutkan pada 25 April dan kompetisi Divisi Utama berlanjut 26 April setelah sempat ditunda dua pekan.

Hinca menyatakan keputusan tersebut sudah disepakati oleh seluruh klub yang berkompetisi di ISL dan Divisi Utama dalam pertemuan pada Senin (20/4) malam.

Sedangkan Kemenpora yang bertindak sebagai pemerintah membekukan PSSI pada 18 April lalu melalui surat keputusan Menpora dan meminta kepada Polri agar tidak menerbitkan izin keramaian untuk menggelar pertandingan.

Namun demikian, Hinca mengatakan yakin akan tetap mendapat izin menggelar pertandingan.

"Tidak ada alasan kepolisian untuk tidak memberi izin hanya karena hal itu tadi (pembekuan PSSI)," kata Hinca.  (Ant/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru