Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026
Hadapi Porwil Dan Kejurnas

Percasi Sumut Gelar Seleksi Pembentukan Tim Catur

- Kamis, 23 April 2015 16:41 WIB
908 view
Percasi Sumut Gelar Seleksi Pembentukan Tim Catur
SIB/r
SELEKSI: Atlet catur yang mengikuti seleksi seleksi pembentuk tim catur Sumut menuju Porwil se-Sumatera dan Kejurnas diabadikan bersama di Gedung Mikroskil Jalan Thamrin Medan, Rabu (22/4).
Medan (SIB)- Pengprov Percasi Sumut menggelar seleksi pembentuk tim catur Sumut menuju Porwil se-Sumatera dan Kejurnas yang sekaligus Prakualifikasi PON XIX di Gedung Mikroskil Jalan Thamrin Medan, Rabu sampai Senin (22-27/4).

Seleksi diikuti 20 pecatur (10 atlet putra dan 10 atlet putri) dibuka  Sekretaris Percasi Sumut, Ir Perry Iskandar dihadiri Perwakilan Koordinator Percasi Tabagsel, Sangkot Hutasuhut, pengurus Percasi Asahan Rajali Sitorus dan Galung Hartono dari Percasi Tobasa serta wasit nasional (WN) Erhan Tarmizi.

Perry Iskandar mewakili Ketua Pengprov Percasi Sumut, Parlindungan Purba menyampaikan apresiasi atas kehadiran atlet untuk mengikuti seleksi selama enam hari ini. Seleksi ini merupakan tindak lanjut dari hasil Porprovsu tahun 2014 lalu. Atlet yang mengikuti seleksi merupakan atlet yang masuk 10 besar.
Atlet putra dan putri yang menempati posisi tujuh besar dalam seleksi terpilih sebagai tim beregu dan perorangan putra pada Porwil se-Sumatera pada September 2015 mendatang di Bangka Belitung. Untuk kategori putri mengikuti Kejurnas Pra PON yang tempat pelaksanaan belum ditetapkan, namun kemungkinan besar Kejurnas dilaksanakan tahun ini juga. Sedangkan PON XIX digelar di Jawa Barat tahun 2016.

Ketika ditanyakan untuk menetapkan atlet itu bertanding di kelompok beregu dan perorangan di Porwil, Perry Iskandar menyebutkan, sepenuhnya adalah keputusan Pengprov Percasi Sumut.

"Kita lihat dulu hasil seleksi dan selanjutnya dilakukan evaluasi untuk menetapkan atlet akan bertanding di beregu dan perorangan," katanya.

Perry menyebutkan, dari 20 atlet yang dipanggil seluruhnya hadir pada hari pertama, termasuk juara putri di Porprovsu, Ade R Nasution yang mengalami patah tulang di kaki kiri. Dia hadir dengan menggunakan kursi roda. "Kondisi saya sudah membaik walaupun belum sembuh benar. Tapi saya tetap harus mengikuti seleksi," ujar Ade yang merupakan atlet asal Medan yang mengalami kecelakaan sepedamotor beberapa waktu lalu.

Sementara itu, mewakili Koordinator Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) Sangkot Hutasuhut menyambut baik pelaksanaan seleksi. "Persaingan sekarang cukup ketat. Jadi dibutuhkan atlet yang benar-benar siap mengikuti Porwil se-Sumatera dan Kejurnas," ujarnya. Dua atlet asal Tabagsel, MN Bakhori Nasution (P Sidimpuan) dan Maradu Miduk Aritonang (Tapsel) ikut dalam seleksi ini. "Kita berharap cabang catur dapat lolos PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat," ujarnya. 

WN Erhan Tarmizi menambahkan, sistem pertandingan menggunakan sistem kompetisi penuh (dua kali jumpa) atau round robin dua putaran (memegang salah satu warna secara bergantian dengan lawan yang sama, yakni sembilan babak putaran pertama dan sembilan babak putaran kedua.

"Jadi setiap atlet bertanding sebanyak 18 kali. Seleksi diharapkan berjalan ketat, sehingga waktunya sampai enam hari," ujar Erhan Tarmizi. Ditambahkan, Jumat (24/4) akan menuntaskan putaran pertama dan dilanjutkan putaran kedua dilaksanakan, Sabtu (25/4) dan dijadwalkan selesai, Senin (27/4). Setiap hari akan menpertandingkan tiga babak.

Atlet putra ikut seleksi (urutan sesuai Elo Rating): 1. MN Sukarnedi (Elo Rating 2285) Medan, 2. Binsar Siahaan (2250) Medan, 3. MN Zulfikar Panjaitan (2212) Medan, 4. MN Masa Sitepu (2186) Binjai, 5. MP Marihot Simanjuntak (2178) Medan, 6. Erwin Pane (2122) Medan, 7. MN Bakhori Nasution (2113) P Sidimpuan, 8. MP Roy Charles Marpaung (2104) Medan, 9. Tohap Hutabarat dari Taput dan 10. Maradu Miduk Aritonang dari Tapsel yang keduanya belum memasukkan Elo Rating.

Atlet putri ikut seleksi (urutan sesuai Elo Rating):1. MNW Charlely Tessi (1984) Karo, 2. MNW Tutty Rahayu Sinuhaji (1958) Karo, 3. Elisabeth Singarimbun (1787) Deliserdang,  Yola Yolanda (1681) Batubara, Giovanni Chrestella (1657) Medan, Ade R Nasution (Medan), Erli Dinarti (Medan), Purnaya Tarigan (Karo), Maulidina (Asahan) dan Natalia R Pakpahan (Tobasa) yang kelimanya belum memasukkan Elo Rating. (R8/ r)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru