Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Bibit Samad Rianto Pimpin Tim Transisi PSSI

* Gelar Kejuaraan Piala Sudirman
- Jumat, 15 Mei 2015 12:56 WIB
240 view
Bibit Samad Rianto Pimpin Tim Transisi PSSI
Jakarta (SIB)- Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai Ketua Tim Transisi PSSI pada rapat perdana tim bentukan  Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Rabu (13/5) malam.

"Pada rapat perdana yang dibuka oleh Sesmenpora ditetapkan saudara Bibit Samad Rianto sebagai ketua dan saudara Lodewijk Paulus sebagai wakil ketua umum Tim Transisi," kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto seperti yang dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pada rapat perdana Transisi ini diikuti 11 dari 13 anggota yang masih ada yaitu Bibit Samad Rianto, Lodewijk Paulus, Eddy Rumpoko, Saut H Sirait, Cheppy T Wartono, Diaz Faisal Malik, Francis Wanandi, Tommy Kurniawan, Andrew Darwis, Ricky Yakobi dan Zuhairi Misrawi.

Ada dua personel yang tidak bisa hadir pada rapat perdana karena ada keperluan lain yaitu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dan pengusaha Iwan Rukminto. Sebelumnya ada empat personel yang mengundurkan diri yaitu Velix Wanggai, Darmin Nasution, Farid Husain dan Ridwan Kamil.

"Ke-13 personel yang ada sudah konfim untuk tetap berada di Tim Transisi. Mereka sangat solid dan bersemangat bekerja di Tim Transisi sambil menunggu tambahan anggota pengganti yang sebelumnya mengundurkan diri," kata Gatot menambahkan.

Pria yang juga juru bicara Kemenpora itu menjelaskan, pada rapat perdana yang tidak dihadiri Menpora Imam Nahrawi yang masih berada di Tiongkok ini telah dibahas beberapa hal termasuk dalam pembagian tugas bagi anggota Tim Transisi bentukan pemerintah ini.

Tugas dan tanggung jawab yang akan segera dilakukan, kata dia, mulai dari timnas Indonesia, komunikasi dengan FIFA, keamanan, komersial dan kreatif, transparansi dan fairplay, teknik dan pengembangan, kompetisi amatir dan komunitas, keuangan, kompetisi profesional, pembinaan usia muda hingga pengembangan bisnis dan CSR.

Tidak hanya itu, Tim Transisi juga akan bertugas melakukan pembinaan organisasi dan reformasi PSSI, etik dan hukum, futsal, sepak bola wanita hingga pembuatan badan-badan (komite banding, etik dan komisi disiplin). Selain itu akan membentuk pokja komunikasi internal dan eksternal, kompetisi profesional dan amatir, konsolidasi organisasi sepak bola nasional dan pokja timnas Indonesia.

Gatot menambahkan, selain membahas terkait dengan tugas sesuai dengan blue print yang sudah dibuat oleh Kemenpora, Tim Transisi akan langsung bergerak cepak untuk melaksanakannya. Tugas pertama yang akan dilakukan adalah melakukan komunikasi dengan FIFA.

"Komunikasi dengan FIFA paling lambat pekan depan. Selain itu, Tim Transisi juga akan memanggil Asprov PSSI dalam forum rakernas selambat-lambatnya sebelum Ramadhan (Juni 2015)," kata Gatot menegaskan.

Pembentukan Tim Transisi ini adalah dampak dari pembekuan induk organisasi sepak bola Indonesia atau PSSI per 17 April lalu. Pembekuan dilakukan menjelang pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya dengan agenda utama pemilihan ketua umum periode 2015-2019.

KEJUARAAN PIALA KEMERDEKAAN

Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang salah satu tugasnya mengambil alih peran Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akan menggulirkan kejuaraan Piala Kemerdekaan.

Berdasarkan hasil rapat perdana Tim Transisi seperti yang dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, Kamis, kejuaraan yang belum dijelaskan secara detail calon pesertanya itu akan digulirkan awal Juni 2015.

"Tim Transisi juga memastikan akan menggelar kompetisi sepak bola Indonesia yang fairplay dan transparan secepatnya," kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.

Terkait kompetisi sepak bola Indonesia, kata dia, Tim Transisi akan memastikan proses yang transparan dan melibatkan publik dalam open bidding kelanjutan kompetisi yaitu terkait dengan klub hingga masalah hak siar televisi.

Tidak hanya akan menggelar kejuaraan Piala Kemendekaan, tim yang diketuai oleh Bibit Samad Rianto itu juga akan mengambilalih tanggung jawab persiapan Timnas Indonesia Senior dan memastikan pemusatan latihan nasional tetap berjalan.

"Tim Transisi juga akan mengupayakan akses yang lebih baik untuk mensponsori klub yang turun dikompetisi baik dilevel amatir maupun profesional," kata Gatot menambahkan.

Pria yang juga juru bicara Kemenpora itu menjelaskan, tim yang saat ini tinggal diperkuat 13 personel itu juga akan mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk membuat regulasi yang mendukung pembiayaan klub amatir.

"Tim Transisi juga akan membuka kompetisi bagi klub amatir di daerah dan pembinaan usia dini," kata mantan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo itu.

Rencana menggelar kejuaraan Piala Kemerdekaan itu adalah hasil dari rapat perdana Tim Transisi PSSI bentukan pemerintah. Rapat tersebut hanya dihadiri 11 dan 13 personel yang tersisa yaitu Bibit Samad Rianto, Lodewijk Paulus, Eddy Rumpoko, Saut H Sirait, Cheppy T Wartono, Diaz Faisal Malik, Francis Wanandi, Tommy Kurniawan, Andrew Darwis, Ricky Yakobi, dan Zuhairi Misrawi. (Ant/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru