Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

FIFA Ingatkan Kemenpora Soal Sanksi PSSI

* Menpora Pelajari Surat FIFA
- Minggu, 24 Mei 2015 17:09 WIB
369 view
FIFA Ingatkan Kemenpora Soal Sanksi PSSI
Jakarta (SIB)- Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengingatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait sanksi yang akan dikenakan pada sepak bola Indonesia yang berada di bawah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui surat tertanggal 22 Mei 2015.

"Kami mengingatkan anda tentang surat kami kepada PSSI tertanggal 4 Mei 2015 menyampaikan pada PSSI bahwa pengambilalihan segala kewenangan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga membuat PSSI melanggar  pasal 13 dan 17 Statuta FIFA," demikian seperti dikutip dari surat FIFA untuk Sekertaris Menpora Alfitra Salamm tertanggal 22 Mei 2015 melalui faksimili, di Jakarta, Sabtu.

Surat yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut menekankan pembatasan pelanggaran dari Statuta FIFA Pasal 13 dan 17 tersebut sampai tanggal 29 Mei 2015.

"Permasalahan tersebut akan dirujuk kepada badan FIFA untuk mempertimbangkan pemberian sanksi secepatnya," jelas isi surat tersebut.

Namun demikian, Jerome Valcke dalam suratnya menjelaskan bahwa FIFA akan mempelajari surat yang dikirimkan Kemenpora pada 20 Mei 2015 sebagai salah satu pertimbangan apabila situasi persepakbolaan di Indonesia tetap sama hingga tenggat waktu yang ditentukan.

Dalam surat tersebut juga disampaikan pembatalan pertemuan antara perwakilan Kemenpora, yakni lima orang Tim Transisi, dengan FIFA.

FIFA membatalkan pertemuan karena waktu yang ditentukan bertepatan dengan Kongres FIFA ke-65.

 "Pertama-tama, dengan menyesal saya menginformasikan kepada anda bahwa tidak bisa bertemu dengan perwakilan anda karena tanggal pertemuan yang anda minta bertepatan dengan pekan Kongres FIFA ke-65," demikian seperti dikutip dari surat FIFA.

Sebelumnya, Kemenpora sudah lebih dulu menyurati FIFA untuk membuat janji pertemuan guna membicarakan persoalan sepak bola Indonesia.

Surat dari Kemenpora tersebut, berdasarkan balasan surat FIFA, dikirim pada tanggal 20 Mei 2015.

MENPORA AKAN PELAJARI SURAT BALASAN FIFA

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan mempelajari surat balasan Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA terkait korespondensi usulan tim transisi Kemenpora.

"Pertama saya belum tahu karena kami kirim korespondensi, yang kedua kami kirim orang; Apakah surat kami ditolak atau dibalas saya belum tahu," katanya saat mengunjungi Stadion Utama Riau di Pekanbaru, Sabtu.

Selanjutnya, ia mengatakan akan mencari tahu apabila benar FIFA mengirimkan surat penolakan tim transisi Kemenpora. "Kalau toh ditolak, apa alasannya, kalau diterima, seperti apa balasannya," ujarnya.

Dari alasan-alasan yang dikemukakan FIFA, maka nantinya ia akan mempelajari, termasuk mencari tahu, apakah ada penjelasan yang kurang dari korespondensi yang dikirimkan Menpora ke FIFA pada 20 Mei 2015.

"Dari situ baru kami pelajari nanti, mungkin saja ada penjelasan yang kurang," jelasnya.

Namun begitu, politisi kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur itu mengatakan FIFA saat ini sedang fokus ke kongres tahunan, sehingga mungkin saja FIFA tidak melihat persoalan-persoalan yang ada di Indonesia.

"Tapi yang perlu diketahui sekarang, FIFA sedang fokus ke kongres, jadi karena FIFA lagi fokus, mungkin saja persoalan-persoalan yang ada di Indonesia tidak sepenuhnya dilihat," pungkas politik PKB ini.

Sebelumnya Tim Transisi yang dipimpin oleh mantan Ketua KPK Bibit Samad Riyanto menyatakan ingin bertemu dengan FIFA untuk menjelaskan alasan Kemenpora mengintervensi PSSI.

Namun, keinginan tersebut dibalas FIFA melalui surat yang dikirimkan pada Jumat lalu (22/5) yang berisikan akan segera menjatuhkan sanksi ke Indonesia jika Kemenpora tetap membekukan PSSI hingga 29 Mei 2015.

Berikut petikan surat FIFA yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke. "Inti dari surat ini, kami dengan sangat menyesal menginformasikan pada Anda, kalau tidak memungkinkan bagi kami untuk menemui delegasi Anda dalam pemberitahuan yang sangat singkat karena tanggal pertemuan yang Anda minta bertepatan di pekan jelang Kongres Ke-65 FIFA".

"Tindakan yang dibuat oleh Kementerian (atau pihak yang terkait) akan menempatkan PSSI melanggar Pasal 13 dan 17 dari Statuta FIFA; dan harus dicabut sebelum 29 Mei 2015, jika tidak maka FIFA bisa mempertimbangkan untuk mengeluarkan sanksi sesegera mungkin, kalau hal tersebut tidak segera dilakukan".

Namun begitu, FIFA juga menyatakan masih akan mempelajari korespondensi yang diberikan Kemenpora sebelum tenggaT waktu sanksi FIFA, yakni 29 Mei 2015. (Ant/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru