Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Gantikan Indra Sakti, Dokter Mahyono Siap Bawa Perubahan PSMS

* Indra Sakti Merasa Tidak Dilengserkan
- Senin, 25 Mei 2015 14:46 WIB
634 view
Gantikan Indra Sakti, Dokter Mahyono Siap Bawa Perubahan PSMS
SIB/dok
Hasil RALB 2015 PSMS yang diikuti sebanyak 37 klub anggota menunjuk Dokter Mahyono sebagai Ketua Umum PSMS yang baru periode 2015-2019.
Medan (SIB)- Dokter Mahyono SpB SpBA akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum PSMS Medan periode 2015-2019 menggantikan Indra Sakti Harahap. Keputusan tersebut diambil setelah dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Hotel Dharma Deli, Minggu (24/5), yang dipilih 37 klub anggota PSMS.

Ketua Panitia  RALB, Nobon Kamayudin sebelumnya mengatakan rapat tersebut digelar sesuai permintaan klub-klub anggota yang melihat kepemimpinan Indra Sakti Harahap tak mampu membawa perbaikan klub kebanggaan Kota Medan.

"Acara RALB ini berdasarkan dari keinginan klub-klub anggota PSMS. Klub-klub tadi sepakat mencopot mandat dua ketua umum, Indra Sakti Harahap dan Dokter Fauzi. Pencabutan mandat tersebut soal dukungan kepengurusan Indra Sakti Harahap yang berakhir tahun ini, serta kepengurusan Fauzi Nasution yang mandat berakhir 2016 mendatang. Ini dilakukan agar PSMS benar-benar solid. Setelah dua mandat tadi dicabut kemudian klub-klub sepakat memilih Dokter Mahyono sebagai ketum baru PSMS," tambah Nobon Kayamuddin usai RALB.

Nobon menjelaskan dari 40 klub anggota PSMS, hanya 3 klub yang tidak hadir, yaitu PS Tirtanadi, PS Tirtadani Muda dan PS Kesawan Putra. Namun ketiganya menyatakan siap menerima hasil rapat.

"Mereka berhalangan hadir, tapi mereka mengirimkan surat mandatnya dan mereka menyatakan menerima dan mendukung hasil rapat. Semua itu lengkap dan sah. Itu semua ada pada kami, sebagai bukti dari RALB ini," tegasnya Nobon.

Usai terpilih menjadi ketum PSMS yang baru, Dokter Mahyono yang meski kelihatan santai, menyatakan siap untuk memimpin tim yang saat ini akan berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia 2015.

"Sebanyak 37 klub anggota sepakat bahwa saya menjadi ketua umum PSMS. Saya pikir ini awal yang baik buat tim kebanggaan kita. Semoga dukungan dan kepercayaan ini akan membawa PSMS menjadi lebih baik ," ujar Mahyono.

"Saat ini saya  belum bisa bicara terlalu banyak soal PSMS. Ini kali pertama Saya memimpin klub besar. Prinsipnya saat ini kita bekerja saja, jangan banyak bicara," ucap dokter spesialis bedah ini yang disambut tepuk tangan peserta RALB.

Klub-klub anggota PSMS yang hadir dalam RALB tersebut juga berharap agar kepengurusan yang baru di bawah pimpinan dokter Mahyono nanti mampu bekerja lebih baik dari pada kepengurusan sebelumnya yang dianggap gagal memimpin klub tersebut.

"Jangan seperti kepengurusan sebelumnya, pengurus baru ini harus lebih baik. Tranparansi bisa dikritik dan siap turun jika gagal," bilang AKBP P Limbong SH dari klub PO Polisi. 

RALB PSMS tahun 2015 ini juga turut dihadiri oleh pengurus KONI Medan, KONI Sumut, Askot Medan, dan Asprov Sumut. Dalam sambutannya mereka mendukung dan meminta semua klub jangan bersatu dan menghindari perpecahan.

"Kita tak pandang siapa ketuanya. Namun, kita harus dukung siapa pun yang ingin membawa kemajuan di tim PSMS," pungkas Ketua Askot PSSI Medan, Iswanda Nanda Ramli.

INDRA SAKTI MERASA TIDAK DILENGSERKAN

Indra Sakti Harahap merasa tidak dilengserkan  sebagai ketua Umum PSMS Medan menyusul terpilihnya Mahyono sebagai Ketua Umum yang baru melalui Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) di Hotel Dharma Deli Medan, Minggu (24/5).

"Saya tidak merasa dilengserkan," kata Indra  Menurut dia, tidak ada istilah RALB dalam PSMS, melainkan hanya ada RUPS. Dimana dalam RUPS tersebut bisa diambil keputusan pengalihan kepengurusan.

"Mungkin saja mereka menggelar RALB karena memang ada maksud tertentu. Mungkin membentuk PSMS transisi. Saya ucapkan selamat kepada pengurus PSMS Transisi," terangnya.

Sementara itu, CEO PSMS Sunardi merasa heran dengan adanya RALB secara mendadak. “Saya sendiri saja tidak tahu ada RALB. Apa mungkin Mahyono disahkan sebagai Ketum PSMS, sementara PSSI saja dibekukan Menegpora. Ada indikasi pihak tertentu yang ingin membuat dualisme PSMS terjadi lagi,” terangnya.

Sebelumnya, Dokter Mahyono akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum PSMS Medan periode 2015-2019 menggantikan Indra Sakti Harahap melalui Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) oleh 37 klub anggota PSMS, Minggu (24/5). (Dik-CN/R10/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru