Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Hilirisasi Berbasis Koperasi: Strategi Transformasi Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Oleh: Joan Berlin Damanik SSi MM
Redaksi - Rabu, 29 Juli 2026 21:00 WIB
219 view
Hilirisasi Berbasis Koperasi: Strategi Transformasi Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045
harianSIB.com/Dok
Joan Berlin Damanik SSi MM

Analisis Kebijakan

Dalam perspektif Value Chain Theory (Michael Porter), keuntungan terbesar dalam suatu rantai produksi berada pada proses pengolahan, inovasi produk, pengemasan, pemasaran, dan distribusi. Sebaliknya, produsen bahan mentah memperoleh bagian keuntungan yang relatif kecil.

Fenomena tersebut masih terlihat pada berbagai komoditas Indonesia seperti padi, kopi, kakao, kelapa sawit, ikan, rempah-rempah, dan hortikultura. Nilai ekonomi terbesar justru muncul setelah komoditas tersebut melewati proses industrialisasi.

Oleh karena itu, koperasi desa harus mengalami perubahan fungsi dari lembaga perdagangan menjadi lembaga produksi. Koperasi tidak cukup hanya menjalankan kegiatan simpan pinjam, distribusi sembako, ataupun penyaluran bantuan pemerintah, melainkan harus mampu mengelola industri pengolahan berbasis sumber daya lokal.

Hilirisasi sebagai Instrumen Pembangunan Desa

Pendekatan ini sejalan dengan konsep Community Economic Development, yaitu pembangunan ekonomi yang bertumpu pada kekuatan masyarakat lokal. Melalui koperasi, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam proses penciptaan nilai tambah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PLN Cetak Wirausaha Baru, 15 Pemuda Labuhanbatu Ikuti Pelatihan Barista
PLN Cetak Wirausaha Baru, 15 Pemuda Labuhanbatu Ikuti Pelatihan Barista
PRSU 2026, Pesta Rakyat Yang Tidak Merakyat
Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Rekomendasi Ekonomi dan Percepat Transformasi Jamkrida Sumut
Gubernur Sumut Beli Produk UMKM KAHMI, Serasi Malem Sitepu Optimistis Tembus Pasar Internasional
Stand Padang Lawas Tampilkan Manisan Balakka hingga Gupak di PRSU 2026
komentar
beritaTerbaru