Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Dirjen: Robot Indonesia Mampu Bersaing di Internasional

- Senin, 09 Mei 2016 18:52 WIB
340 view
Jember (SIB)- Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Intan Ahmad mengatakan robot Indonesia mampu bersaing di dunia internasional sehingga buatan mahasiswa Indonesia tidak kalah dengan mahasiswa asing.

"Tim Robotik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menyabet gelar juara umum pada kontes robot internasional di Amerika Serikat dan hal itu membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu bersaing dengan bangsa lain tentang robot," kata Intan usai membuka acara Kontes Robot Indonesia Regional IV di Politeknik Negeri Jember (Polije), Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam beberapa kali kejuaraan di tingkat internasional, lanjut dia, Indonesia mampu mendapatkan tempat yang terbaik, sehingga  membuktikan bahwa inovasi robot eksperimental yang dibuat mahasiswa Indonesia diakui negara lain di dunia.

"Hal itu merupakan prestasi yang luar biasa, inovatif dan kreatif yang dikembangkan oleh mahasiswa, sehingga kita mampu berkompetisi dan berinovasi dengan bangsa lain terkait robotik itu," tuturnya.

Ia mengapresiasi para peserta yang ikut dalam kegiatan Kontes Robot Indonesia Regional IV karena mahasiswa dituntut membuat inovasi dalam membuat robot yang sudah ditentukan kriterianya.

"Dari beberapa regional kontes robot Indonesia, yang paling ketat persaingannya memang di regional IV dan pemenang di regional IV akan berkompetisi di kontes robot tingkat nasional yang akan digelar pada Juli 2016 di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)," katanya.

Intan berharap pelaksanaan Kontes Robot Indonesia Regional IV di Polije berjalan lancar dan sukses karena panitia penyelenggara sudah melakukan persiapan dengan maksimal, sehingga mahasiswa dengan inovasi terbaiklah yang akan menang dalam kontes robot tersebut.

Sementara Ketua Panitia Kontes Robot Indonesia 2016, Nugroho Setyo Wibowo mengatakan Kontes Robot Indonesia (KRI) 2016 diikuti sebanyak 91 tim dari 34 perguruan tinggi negeri dan swasta yang mempertandingkan lima divisi yakni Kontes Robot (Asia-Pasifik Broadcasting Union) ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe beroda, KRPAI tipe berkaki, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).

"Sebanyak 91 tim itu terdiri dari 17 tim KRAI, 30 tim KRPAI tipe beroda, 25 tim KRPAI tipe berkaki, lima tim divisi KRSBI, dan 14 tim KRSTI," tuturnya.

Sebanyak 34 perguruan tinggi negeri (PTN) dan PTS yang mengikuti Kontes Robot Indonesia Regional IV meliputi Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

"Kami berharap sebagai tuan rumah bisa memenangkan juara umum KRI 2016, namun kami mengimbau kepada peserta dari Polije untuk tetap tenang dan memberikan karya yang terbaik saja, tanpa memikirkan harus menang," katanya menambahkan. (Ant/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru