Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Pendidikan di Sekolah Bisa Ciptakan Budaya Damai

- Senin, 27 Juni 2016 19:19 WIB
250 view
Pendidikan di Sekolah Bisa Ciptakan Budaya Damai
Jakarta (SIB)- Pakar Pendidikan Keagamaan dari ACDP Indonesia Prof Mulyadi mengatakan budaya damai dapat diterapkan dalam pendidikan di sekolah.

"Ada tiga praktik baik pendidikan budaya damai di sekolah yakni kedamaian dalam negeri,  harmoni sosial,  dan kemampuan mengatasi konflik dengan cara damai,"  ujar Mulyadi dalam diskusi di Jakarta,  Rabu.

Dia menambahkan komponen  kedamaian dalam diri yakni nilai kejujuran, ketulusan,  kemurahan hati,  toleransi, menahan amarah,  dan memaafkan.
Sementara, harmoni sosial di masyarakat yakni harus didasari bahwa setiap individu merupakan anggota masyarakat.

"Kemampuan mengatasi konflik dengan cara damai wajib ditanamkan dalam masyarakat."

Lalu darimana sumber dari nilai budaya damai itu? Mulyadi menyebut ada beberapa yakni kitab suci agama masing-masing,  praktik baik kearifan lokal, keaktivitas kekinian,  membuat buku cerita yang provokatif, dan membuat buku cerita kiasan kehidupan binatang.

Nilai kearifan lokal yakni simbol yang dipegang oleh masyarakat misalnya di Manado ada torang semua bersaudara,  masyarakat Dayak yakni bubuahan atau bersaudara karena hubungan darah.

Melalui buku cerita juga dapat dilakukan menanamkan nilai damai pada anak.

"Nilai-nilai penerimaan diri,  menghindari prasangka,  menghindari kelompok eksklusif," ujar dia. (Ant/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat