Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

PGRI: Pemerataan Kualitas Pendidikan akan Tekan Urbanisasi

- Senin, 25 Juli 2016 19:01 WIB
278 view
PGRI: Pemerataan Kualitas Pendidikan akan Tekan Urbanisasi
Jakarta (SIB)- Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Didi Suprijadi mengatakan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke daerah-daerah terpencil akan dapat menekan urbanisasi yang selama ini menjadi permasalahan kota-kota besar.

"Banyak orang tua yang menyekolahkan atau menguliahkan anak ke kota besar karena kualitas pendidikan antara daerah satu dengan lainnya tidak seimbang," kata Didi dihubungi di Jakarta, Kamis.

Didi mengatakan pendidikan di kota besar yang lebih baik daripada pendidikan di daerah menjadi magnet masyarakat desa dan kota kecil untuk menyekolahkan anaknya ke kota besar. Apalagi, sekolah-sekolah di kota besar biasanya menyediakan kuota untuk calon murid dari luar kota.

Di sisi lain, karena adanya kesenjangan kualitas antara sekolah di kota-kota besar dengan di daerah, ada anggapan bahwa sekolah di kota akan lebih bergengsi.

"Orang merasa lebih bergengsi kalau sekolah atau kuliah di Jakarta, Yogyakarta atau Bandung. Padahal, mungkin di daerahnya juga ada sekolah atau universitas yang setara," tuturnya.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan antara daerah dengan kota besar, Didi berpendapat salah satunya adalah dengan pemenuhan tenaga guru yang berkualitas. Namun, yang memprihatinkan adalah mayoritas guru di daerah adalah honorer.

"Di banyak daerah, masih banyak SD yang memiliki 8 guru, hanya kepala sekolahnya saja yang pegawai negeri sipil (PNS), yang lainnya hanya guru honorer dengan honor yang hanya Rp300 ribu," katanya.

Didi mengatakan guru honorer dengan honor yang minim tidak akan bisa mengajar dengan maksimal karena kesejahteraannya tidak terjamin. Nasib guru honorer semakin mengenaskan karena pemerintah melarang pungutan yang dilakukan sekolah kepada orang tua murid.

"Padahal, sekolah membayar honor guru honorer salah satunya dari sumbangan pendidikan yang diberikan orang tua murid," ujarnya. (Ant/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru