Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

SD N 010026 Sei Kepayang Kiri, Asahan Memprihatinkan

- Senin, 26 September 2016 21:51 WIB
554 view
SD N 010026 Sei Kepayang Kiri, Asahan Memprihatinkan
SIB / Regen Silaban
DITUMBUHI RUMPUT : Sekolah SD Negeri No. 010026 Desa Sei Kepayang Kiri Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kab Asahan berdiri di tengah perkebunan masyarakat dengan halaman yang dihiasi rumput yang tumbuh tinggi. Foto dipetik, Kamis (23/9).
Sei Kepayang (SIB)- Kondisi SD Negeri No. 010026 Desa Sei Kepayang Kiri, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan sangat memprihatinkan. Pasalnya gedung itu berada di tengah perkebunan masyarakat dengan fisik bangunan sekolah yang sudah mulai rusak ditambah mobiler sekolah yang kurang memadai dan halaman sekolah ditumbuhi rumput yang tinggi. Belum lagi akses jalan menuju sekolah yang kecil dan rusak parah.

Amatan SIB, Jumat (23/9), letak geografis sekolah jauh dari pemukiman warga, berdiri di perkebunan masyarakat. Halaman sekolah dipenuhi rumput yang tumbuh tinggi dan digenangi air. Akses jalan kecil dan rusak parah sehingga guru dan anak sekolah harus berjalan kaki dan ekstra hati - hati bila menuju sekolah.

Ketua Komite Sekolah Junaedi Simajuntak (50) menyebutkan, mobiler sekolah yang kurang dan jalan yang rusak menuju sekolah tersebut sudah berlangsung lama. Orang tua murid sudah mengeluh karena anaknya malas sekolah dan ingin pindah ke sekolah lain. "Orang tua siswa sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, ditambah mobiler sekolah yang kurang memadai membuat anak malas sekolah dan ingin pindah," sebutnya.

Dikatakan, selaku komite sekolah, dirinya tidak pernah diundang rapat dalam hal urusan sekolah. "Saya tidak pernah diundang rapat, hanya disuruh tanda tangan saja," tambahnya.

Keluhan senada juga dikatakan Sugiar Siahaan (38) salah seorang wali murid mengatakan, karena halaman sekolah yang tergenang air, upacara bendera jarang dilaksanakan, ditambah guru yang selalu terlambat masuk sekolah. "Upacara bendera jarang dilaksanakan karena becek dan kehadiran guru yang terlambat masuk sekolah membuat murid tidak bisa belajar dengan baik," katanya mengingat dua anaknya masih belajar di sekolah tersebut.

Kepala SD Negeri No. 010026 Hafnizar S.Pd saat dikonfirmasi mengakui bahwa kondisi jalan menuju sekolah sudah lama rusak dan tidak ada perbaikan. "Jalan menuju sekolah sudah lama rusak seperti itu dan belum ada perbaikan," ucapnya.

Dikatakan, fisik bangunan sekolah yang rusak dan mobiler sekolah yang kurang karena tidak ada bantuan pemerintah terkait selama tiga tahun ini selain dana BOS. "Tahun 2013 terakhir kami dapat DAK, sampai sekarang tidak ada dapat lagi, hanya dana BOS per triwulan," katanya mengingat sejauh ini pihaknya sudah pernah mengajukan permohonan ke dinas terkait tetapi belum ada respon. (RS/D20/ r)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru