Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Kuota Beasiswa Mahasiswa USU Kurang

- Senin, 03 Oktober 2016 19:59 WIB
280 view
Kuota Beasiswa Mahasiswa USU Kurang
Medan (SIB) -Tim Panca Beasiswa Dikti dan SM3T Komisi X DPR RI kunjungan kerja ke USU, Jumat (16/9), membahas persoalan beasiswa perguruan tinggi, baik itu yang diterima mahasiswa maupun dosen.

Hadir dalam kunjungan itu, Ketua Tim Panca Beasiswa Dikti dan SM3T Komisi X DPR RI, H Nur Ahmad MA beserta rombongan, dr Sofyan Tan, Dra Wirianti Sukamdani, Ir Ismaya, Bambang Sutrisno, Ida Bagus Putu S, Djamal Mirdad, Gitaria, Defirson, Hj Laila Istiana, Yayuk Basuki, Mustafa Kamal, Krisna Dewanata P dan lainnya. Turut hadir perwakilan Unimed dan Polmed.

H Nur Ahmad MA mengatakan, kedatangan timnya untuk mendapatkan masukan data-data faktual permasalahan beasiswa dikti dan SM3T yang tersalur kepada PTN khususnya di Sumut. Dari masukan tersebut, nantinya akan diserap apa yang menjadi kendala dan hal-hal penting lain.

Dikatakannya, seperti UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjelaskan, bahwa harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Sehingga, perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.

Beasiswa sangat perlu bagi mereka yang memiliki potensi prestasi dan kecerdasan dalam pendidikan tinggi (dikti). Untuk itu, melalui tim yang telah dibentuk ini beasiswa dapat tersalurkan dengan baik. Sebab, tim ini juga melakukan evaluasi kebijakan dan tata kelola beasiswa dikti.

"Beasiswa dikti yang disalurkan itu, dalam rangka mengejar ketertinggalan kompetisi global dan internasional. Terbukti, Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK) 2015 sebesar 33,5%. Angka tersebut di atas target 26,8%. Dari angka ini, membuktikan bahwa berkat dorongan mempermudah akses beasiswa, pertumbuhan pendidikan tinggi semakin meningkat," kata Nur Ahmad .

Sementara, Wakil Rektor I USU Prof Dr Ir Rosmayati MS mengatakan, saat ini mahasiswa aktif yang terdaftar di USU 49.091 orang, dengan 156 program studi di 15 fakultas. Dari 49.091 mahasiwa, penerima beasiswa (tahun 2014-2016) sebanyak 5.460 mahasiswa.

"Banyak hal permasalahan beasiswa yang dihadapi. Dinamika beasiswa yang terjadi, salah satunya  mahasiswa berasal Papua lantaran daya kemampuan belajar di bawah standar. Selain itu, bahasa Indonesia kurang, kemampuan informasi teknologi juga dan adaptasi lemah. Bahkan, nilai indeks prestasi mereka di bawah 2,00. Untuk itu, perlu menjadi pemikiran," katanya.

Dengan kunjungan tim ini, semoga dapat memberi harapan bagi mahasiswa dan dosen. Terutama, yang kurang mampu tetapi cerdas dalam hal intelektualnya.

Wakil Rektor II USU Dr dr M Fidel Ganis Siregar menambahkan, USU menerima beberapa program beasiswa mahasiswa dan dosen. Untuk beasiswa mahasiswa di antaranya, Bidikmisi, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Afirmasi Pendidikan (ADik). Sedangkan bagi dosen, yaitu beasiswa unggulan dosen Indonesia (BUDI), beasiswa S2/S3 dalam dan luar negeri, beasiswa Pascasarjana dalam dan luar negeri.

"Permasalahan yang dihadapi dalam mengelola beasiswa mahasiswa adalah kurangnya kuota yang diberikan, bantuan yang bernilai relatif kecil, waktu pengajuan permohonan khususnya bagi beasiswa ADik. Sementara, permasalahan beasiswa dosen yakni tidak samanya pembayaran SPP sehingga harus ditanggulangi terlebih dahulu dan hal-hal menyangkut proses admisnistrasi," kata Fidel.

Harapannya permasalahan beasiswa untuk mahasiswa dan dosen kiranya dapat menjadi perhatian. Agar, persoalan ini dapat teratasi ke depannya. (A01/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru