Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Gubsu Hadiri Resepsi Milad ke-60 UMSU

- Senin, 13 Maret 2017 18:17 WIB
692 view
Medan (SIB)- Gubsu HT Erry Nuradi mengatakan, Sumut menaruh harapan besar kepada UMSU sebagai penentu kualitas bangsa karena telah melahirkan cendikiawan muda dan gagasan brilian dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang semakin hari kian kompleks. "Untuk itu, UMSU harus tumbuh dan berkembang sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi," kata Gubsu pada acara resepsi milad ke-60 UMSU di Auditorium Kampus Jalan Mukhtar Basri Medan, Rabu (8/3).

Hadir pada acara itu antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin, Rektor UMSU Dr Agussani MAP, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, Ketua MUI Medan Prof Dr Mohd Hatta serta civitas akademika UMSU.

"Selamat milad untuk civitas akademika. Semoga UMSU semakin unggul, cerdas dan terpercaya menghasilkan para cendikiawan kompetitif," ujar Gubsu.
Untuk itu, pada milad ke-60 ini, Gubsu menyatakan siap membantu pengembangan kampus UMSU terpadu di lahan seluas 24 ribu Ha guna mencerdaskan anak bangsa, selain menjadikan UMSU sebagai pusat pengembangan berbagai ilmu yang kompetitif. "Apa yang diinginkan UMSU akan saya perhatikan dan sudah menjadi catatan," katanya.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah telah bertemu Menteri Pertanahan dan Agraria untuk mendorong Gubsu mendukung pengembangan kampus UMSU terpadu di Deliserdang tersebut. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir menyampaikan PP Muhammadiyah memberikan apresiasi kepada Gubsu dan Wali Kota atas dukungan moral sehingga UMSU menjadi kampus yang diberkahi Allah Swt. Begitu juga apresiasi kepada rektor pendahulu dan sekarang Dr Agussani yang memiliki kiprah terbaik dalam melanjutkan landasan yang telah dibangun pendahulu.

Dr Haedar Nashir mengatakan pada momen UMSU lebih setengah abad ini, PP Muhammadiyah mendorong UMSU menjadi Centre of Exellent di kawasan Sumatera dalam membangun pendidikan dan akhlak sebagai pondasi bangsa. Kedua, UMSU akan dijadikan sebagai pusat ilmu dan tradisi literasi untuk membangun generasi yang cerdas. Ketiga, menjadikan kampus dengan kaya pencerahan untuk menciptakan bangsa yang unggul dan maju. Tiga pilar ini, dibutuhkan dalam konteks kehidupan bangsa dan umat Islam sekarang yang masih termarginal dari aspek politik dan ekonomi. Muhammadiyah melalui amal usaha pendidikan salah satunya UMSU, harus berperan mengatasi problem bangsa yang mengalami distorsi pada aspek atau nilai-nilai kedaulatan. Untuk itu, Muhammadiyah mendukung sikap pemerintah untuk tidak tunduk pada perseorangan dan asing menguasai kekayaan alam. Haedar Nashir berharap Gubsu mendorong pengembangan kampus UMSU terpadu. Begitu juga Wali Kota berperan menyediakan infrastruktur jalan yang memadai untuk mewujudkan tiga pilar tersebut. "Semuanya bukan untuk Muhammadiyah melainkan untuk bangsa ini," katanya.

Rektor UMSU Dr Agussani MAP mengatakan, resepsi milad ke-60 ini merupakan perjalanan bersejarah dari kelahiran UMSU pada 27 Februari 1975 berawal dari satu fakultas dari UM Sumbar yang saat ini menjadi universitas dengan jumlah mahasiswa PTS terbesar di Sumut 23.000 orang. Perkembangan dan kemajuan UMSU secara bertahap dilakukan rektor terdahulu hingga sekarang bagian dari komitmen mengelola PT yang sehat dan taat asas serta bertanggung jawab. "UMSU berterimakasih atas bimbingan dari Kopertis dan Kopertais," katanya.

Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution mengatakan pada usia lebih setengah abad UMSU telah memberikan banyak kesejahteraan kepada umat.

Resepsi milad ditandai dengan penyerahan cinderamata kepada keluarga/lima rektor terdahulu. Selain itu peluncuran buku alm H Bustami berjudul "Budi", Buku Wakaf Tunai karya alm Suhrawardi K Lubis dan Farid Wajdi serta buku Catatan 6 Tahun UMSU. (A01/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru