Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Putri Sulung Ephorus HKBP Raih Spesialis THTKL dari USU

- Senin, 29 Mei 2017 20:37 WIB
1.574 view
Putri Sulung Ephorus HKBP Raih Spesialis THTKL dari USU
SIB/ Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama istri dan Lina foto bersama putrinya, Izry Naomi A Lumbantobing M.Ked (ORL-HNS), Sp THTKL dan menantunya dr Blessdova FA Hutabarat M.Ked, Sp JP FIHA, usai menerima tanda spesialis Telinga, Hidu
Medan (SIB) -Putri sulung Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing dr Izry Naomi A Lumbantobing MKed (ORL-HNS) bersama 9 lulusan lainnya menerima tanda spesialis  Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher (Sp THTKL) dari Ketua Departemen THTKL FK USU DR dr Tengku Siti Hajar Haryuna Sp THTKL, Rabu (24/5) di lantai 3 aula FK USU Jalan DR Mansyur Medan. Dia didampingi suaminya seorang dokter spesialis jantung, dr Blessdova FA Hutabarat MKed Dp JP FIHA dan dua anaknya Clarissa Efisheila Hutabarat dan Gefgerry Favour Hutabarat.

Usai mendapat tanda spesialis, dia mendapat ucapan selamat dari ayah dan ibundanya Pdt Dr Darwin Lumbantobing/Manthasia Siahaan, mertuanya dan sejumlah kerabat seperti Pdt Martin Manullang (Ketua PGID Medan/Pendeta Resort Johor), Pdt Sobok Simanjuntak (Pendeta Resort HKBP Ampera), Pdt Binahar Sihotang (Pendeta Resort Solafide Medan), Pdt Firma Napitupulu (Resort Millenium), Pdt German Butarbutar (Resort Patumbak) dan jemaat HKBP Medan Sudirman Lina Inggrid Hutabarat.

Izry adalah anak sulung dari empat bersaudara. Adik-adiknya adalah Adventus Lumbantobing, Grace Lumbantobing dan Natan Lumbantobing. Dia kelahiran 8 Juli 1982 di Kutacane Aceh Tenggara, menamatkan SD YP HKBP P Siantar tahun 1994, SMP St Alexander Jakarta tahun 1997, SMUN 70 Jakarta tahun 2000 dan tamat Fakultas Kedokteran USU tahun 2006. Riwayat pekerjaan diawalinya dari PTT di Puskesmas Buhit, Kabupaten Samosir (2007-2009) dan menjadi PNS di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan Samosir tahun 2009 sampai sekarang.

Dia menulis tesis berjudul: Efek cuci hidung larutan surfaktin terhadap gejala dan waktu transpor mukosillar penderita rinosinusitis kronis. Dari tesisnya itu dia menyimpulkan bahwa cuci hidung dengan larutan shampo bayi sebagai salah satu pilihan modalitas terapi tambahan belum dapat mempengaruhi kualitas hidup, waktu transpor mukosillar penderita rinosinusitis kronis, namun dapat memperbaiki tingkat keparahan penyakit. (A10/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru