Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Drs Anggita P Simamora Ikuti Program Australia-Indonesia Poyitechnic Mentoring di Sidney

- Senin, 01 September 2014 08:53 WIB
482 view
Medan (SIB)- Politeknik MBP mengutus Drs. Anggiat P.Simamora, SH,M.H untuk mengikuti Program Australia-Indonesia Politecnic Mentoring di Sidney, Australia, berlangsung selama dua minggu terhitung sejak 30 Agustus sampai 13 September 2014.

Demikian disampaikan Pembina Politeknik MBP Drs. Tenang Malem Tarigan, M.Si, Ak yang didampingi Drs.Anggiat P.Simamora dan Direktur Afridayanti Surbakti, SE, M.Si, Pembantu Direktur III Saut M.Banjanahor,  kepada wartawan Rabu (28/8) di ruang kampus itu Jl.Letjen Jamin Ginting No.285-287, Padang Bulan, Medan.

Menurut Tenang Malem Tarigan,  program  yang difasilitasi Dirjen Dikti  dan Pemerintah Australia, merupakan kerjasama Australia -Indonesia dan akan diikuti oleh utusan Politeknik se Indonesia sebanyak 19 orang, dan salah satunya utusan dari Politeknik MBP Medan, Sumatera Utara. Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.

Sementara menurut Anggiat  P.Simamora, selama mengikuti program ini para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop dengan berbagai topik diantaranya Unisco Forum dan Konferensi Nasional TAFE Directors Australia.

“Ini suatu kesempatan besar bagi Politeknik MBP untuk membangun hubungan kerja sama atau kemitraan dengan perguruan tinggi vokasi atau industry yang relevan yang ada di Australia,” kata Anggiat yang merasa bangga karena menjadi utusan Politeknik MBP ke Australia.

Menyinggung mengenai penerimaan calon mahasiswa baru, Saut M.Banjanahor mengakui masih menerima untuk gelombang III pada program study; yaitu   Akutansi, Keuangan dan Perbankan, Administrasi Bisnis, Bahasa Inggris, Hotel Manajemen, Teknik Mesin, Teknik Elektronik, Telekomunikasi, Teknik Sipil , Pertanian , Peternakan dan Listik.

Khusus bagi calon mahasiswa yang orangtuanya guru atau pegawai sekolah akan memperoleh potongan uang kuliah sebesar Rp 1.620.000 per tahun. Pemotongan uang kuliah itu juga berlaku bagi calon mahasiswa yang menempati ranking I di bangku sekolah.

Selain itu Politeknik MBP juga menyalurkan beasiswa kepada para mahasiswa dalam bentuk program beasiswa penuh yang ditanggung yayasan MBP untuk lebih dari 200 orang di luar program BidikMISI dari pemerintah. Dan tahun ini program beasiswa penuh masih diberikan untuk  calon mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Pertanian.(R4/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru