Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Unfa Ingatkan Indonesia Serius Garap Investasi Pendidikan

*Songsong Bonus Demografi
- Senin, 01 Desember 2014 20:54 WIB
324 view
Jakarta (SIB)- Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA) mengingatkan Indonesia agar serius menggarap investasi di bidang pendidikan untuk menyongsong bonus demografi.

"Berdasarkan laporan kependudukan 2014, negara-negara berkembang jika ingin memperoleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus serius melakukan investasi pada bidang pendidikan terutama pada generasi muda," kata Perwakilan UNFPA Indonesia, Jose Feraris di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan hal itu pada peluncuran laporan situasi kependudukan dunia 2014 dengan tema "Kekuatan 1,8 miliar Remaja, Pemuda dan Transformasi Masa Depan" bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Menurut Jose, suatu negara akan menikmati bonus demografi jika jumlah penduduk usia kerja jauh lebih banyak dibandingkan yang jumlah tanggungan.

Oleh sebab itu perlu dilakukan investasi pada bidang pendidikan bertujuan dapat menggali dan memberdayakan potensi pemuda sehingga mendorong pertumbuhan ekonomiĀ  dan sosial serta meningkatkan pendapatan per kapita, kata dia.

Lebih lanjut Jose mengatakan agar bonus demografi dapat maksimal dinikmati penduduk usia produktif harus dibekali dengan baik agar dapat meraih peluang kerja dan memperoleh penghasilan yang tinggi.

"Dengan demikian investasi pendidikan bagi generasi muda akan memungkinkan negara menikmati bonus demografi yang dapat membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup, kata dia.

Ia menambahkan berdasarkan laporan UNFPA saat ini terjadi peralihan demografi pada 60 negara yang membuka peluang setiap negara memiliki penduduk produktif yang lebih besar jumlahnya.

"Besar kecil bonus yang dinikmati tergantung kepada bagaimana investasi yang dilakukan negara kepada pemuda sehingga seluruh potensi yang dimiliki dapat dimaksimalkan," katanya. (Ant/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru