Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Anggaran KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Penerima Lebih 1 Juta Mahasiswa

Redaksi - Senin, 23 Februari 2026 15:51 WIB
126 view
Anggaran KIP Kuliah 2026 Tembus Rp15,3 Triliun, Penerima Lebih 1 Juta Mahasiswa
harianSIB.com/Humas
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Sebagai contoh, di Universitas Negeri Medan, penerima KIP Kuliah pada 2024 sekitar 1.000 mahasiswa baru. Namun pada 2025 meningkat menjadi lebih dari 3.000 mahasiswa karena banyak siswa pemegang KIP SMA/sederajat yang lulus SNBP dan SNBT di kampus tersebut.

Sebaliknya, di Universitas Gadjah Mada (UGM), penerima pada 2024 sekitar 1.900 mahasiswa baru, tetapi pada 2025 tercatat sekitar 708 mahasiswa karena jumlah pemegang KIP yang lulus seleksi di kampus itu menurun.

Prioritas DTSEN Mulai 2026

Seiring terbitnya Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai 2026 prioritas penerima KIP Kuliah diberikan kepada lulusan SMA/SMK penerima PIP atau yang terdata dalam DTSEN desil 1 hingga 4.

Untuk PTN, prioritas tetap bagi siswa yang lulus melalui jalur SNBP dan SNBT. Penajaman kebijakan ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi keluarga miskin dan rentan miskin.

Kemdiktisaintek juga membuka kanal pengaduan melalui laman lapor.go.id, pusat panggilan 126, email ult@kemdiktisaintek.go.id, dan WhatsApp +62 851-8606-9126 guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Dengan peningkatan anggaran dan penyesuaian kebijakan berbasis data, pemerintah memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka luas bagi generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa asal Sumatera Utara yang selama ini menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemenristekdikti: Pendidikan Tinggi Harus Berperan Sebagai Agen of Economic Development
Pameran Pendidikan Tinggi Eropa Hadirkan 138 Institusi
Proses Pembelajaran Pendidikan Tinggi Harus Diubah
Juara Gothia Cup Dapat Beasiswa Pendidikan Tinggi
Indonesia Jadi Tujuan Pendidikan Tinggi Mahasiswa dari Sejumlah Negara
Indonesia Kekurangan Guru Besar
komentar
beritaTerbaru