Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Sekolah Keluhkan Minimnya Petunjuk Teknis UN

- Senin, 06 April 2015 18:43 WIB
272 view
Sekolah Keluhkan Minimnya Petunjuk Teknis UN
Jakarta (SIB)Sekolah mengeluhkan minimnya sosialisasi petunjuk teknis pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2015 yang akan dilaksanakan pada awal April 2015.

"Pada ujian nasional 2015, peserta dipersilahkan untuk mengulang jika nilainya tidak mencapai standar minimal. Namun hingga saat ini belum jelas petunjuk teknis tentang pengulangan itu, mekanismenya seperti apa, tempatnya di mana," kata Kepala SMAN 4 Puji Raharjo di kantornya, Jakarta, Rabu.

Menurut Puji, hal ini membuat pihak sekolah kesulitan menjawab jika ada pertanyaan-pertanyaan itu dari para orang tua murid. "Oleh karena itu ini perlu disosialisasikan lebih lanjut," ujar Puji.

Hal senada diungkapkan Kepala SMA Santa Theresia Godeliva Kris yang ditemuid di tempat terpisah, yang bahkan menyatakan dirinya belum menerima petunjuk teknis UN.

"Jujur saja saya belum menerima petunjuk teknis UN, baru sebatas prosedur operasi standar (POS) yang keluar pada Maret 2015," kata Godeliva
Selain itu dia menyesalkan lambannya pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa UN 2015 yang tidak lagi menentukan kelulusan. "UN 2015 baru dinyatakan tidak lagi menentukan kelulusan pada Februari 2015. Belum lagi POS UN yang baru keluar pada Maret 2015, sudah masuk semester dua," tuturnya.

Godeliva menambahkan waktu yang "mepet" seperti ini berpengaruh terhadap persiapan menghadapi UN, baik untuk sekolah, para siswa dan bahkan orang tua.

Sementara untuk tahun 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menerapkan dua cara pelaksanaan Ujian Nasional, yaitu UN berbasis komputer, diadakan pada 7 April 2015 dan UN tertulis, diadakan mulai 13 April 2015.

Adapun UN tahun 2015 tidak lagi menjadi syarat kelulusan siswa seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Jika siswa tidak mencapai standar nilai minimal yaitu 5,5, mereka dipersilahkan untuk mengulang, meski itu tidak mengurangi hak untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. (Ant/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru