Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Mendikbud: Ekosistem Pendidikan Jadi Prioritas

- Senin, 07 Desember 2015 16:14 WIB
432 view
Mendikbud: Ekosistem Pendidikan Jadi Prioritas
Jakarta (SIB)- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan pembentukan ekosistem pendidikan untuk menumbuhkan interaksi antarsemua pihak menjadi prioritas dalam upaya pembangunan pendidikan Indonesia.

"Pentingnya membuat ekosistem pendidikan yang memungkinkan tumbuhnya interaksi antarsemua pihak baik guru, murid dan orang tua murid, guna mendorong kemajuan," demikian Anies dalam siaran pers KBRI Canberra, Australia yang diterima di Jakarta, Rabu.

Anies menjelaskan sejumlah prioritas pembangunan kualitas pendidikan di Indonesia saat kunjungannya ke Australia dan bertemu para mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Canberra pada Minggu (29/11).

Prioritas selanjutnya, kata Anies, adalah pemerintah perlu mengkaji ulang potensi seluruh guru untuk mengembangkan kualitas sebagai pendorong utama Sumber Daya Manusia Indonesia.

Mendikbud menjelaskan prioritas ketiga yaitu mengembalikan akuntabilitas alokasi anggaran pendidikan baik di pusat maupun daerah dengan neraca pendidikan.
Dalam sambutannya, Anies juga menjelaskan bahwa Indonesia perlu mengembalikan konsep sekolah adalah tempat pendidikan yang menyenangkan bagi siswa siswi untuk belajar sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Ki Hajar Dewantara.

Dalam kunjungannya ke Negeri Kangguru, Anies juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Balai Budaya Indonesia (BBI) yang menjadi tempat mempromosikan budaya Indonesia di sekolah-sekolah Australia.

Anies bersama Dubes RI untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema dan Atase Pendidikan KBRI Canberra Prof Ronny Rachman Noor juga berkunjung ke Chapman Primary School untuk melihat sistem pengajaran dan pendidikan dasar di Australia.

Mendikbud juga telah bertemu dengan sejumlah menteri asal Australia antara lain dengan Menteri Pariwisata dan Pendidikan Internasional Richard Colbeck, Menteri Luar Negeri Julie Bishop, dan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Simon Birmingham.

Menurut data KBRI di Canberra, jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Australia pada 2015 mencapai 17.700 orang. (Ant/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru